Reza Prabowo: Pemerintah Pusat Siapkan Revitalisasi Besar-Besaran Sekolah di Kalteng

oleh -2037 Dilihat
banner 468x60

PALANGKA RAYA – Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) akan merevitalisasi hampir 100 sekolah di Kalimantan Tengah pada tahun 2026. Program tersebut menjadi bukti meningkatnya perhatian pemerintah terhadap penguatan sektor pendidikan di Bumi Tambun Bungai.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah, Muhammad Reza Prabowo, mengatakan program revitalisasi itu mencakup berbagai jenjang pendidikan, khususnya SMA, SMK, dan Sekolah Khusus (SKH).

banner 700x875

Hal itu disampaikan Reza usai dilantik sebagai Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah definitif di Istana Isen Mulang, Rumah Jabatan Gubernur Kalteng, Selasa (26/5/2026).

“Untuk revitalisasi sekolah itu alhamdulillah kemarin kita kedatangan Bapak Wakil Menteri Pendidikan dan banyak membawa berkah datang ke Kalimantan Tengah. Mendekati 100 lebih sekolah yang akan direvitalisasi di tahun 2026 ini,” ujar Reza.

Menurutnya, program tersebut merupakan dampak positif dari kunjungan Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah ke Kalimantan Tengah beberapa waktu lalu. Kunjungan itu dinilai membawa dukungan besar bagi pengembangan pendidikan di daerah.

Meski demikian, Reza menjelaskan saat ini pemerintah masih melakukan proses verifikasi dan validasi terhadap sekolah-sekolah yang diusulkan menerima bantuan revitalisasi. Karena itu, daftar final penerima program belum dapat diumumkan.

Ia berharap jumlah sekolah yang mendapatkan revitalisasi dapat terus bertambah, termasuk untuk jenjang pendidikan dasar dan menengah pertama.

“Mohon doanya supaya makin banyak sekolah-sekolah kita yang ada di Kalimantan Tengah bisa direvitalisasi, khususnya di satuan pendidikan SMA, SMK, dan sekolah khusus. Harapannya juga SD dan SMP semakin membaik,” katanya.

Reza mengungkapkan, khusus untuk SMK, jumlah sekolah yang direncanakan menerima revitalisasi mencapai hampir 70 sekolah. Angka tersebut disebut jauh lebih besar dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

“Di SMK saja sudah mendekati sekitar 70 sekolah yang akan direvitalisasi. Itu cukup banyak dan jauh lebih besar dibanding tahun-tahun sebelumnya. Perhatian Bapak Presiden terhadap dunia pendidikan di Kalimantan Tengah sangat luar biasa,” ungkapnya.

Ia menambahkan, penentuan sekolah penerima revitalisasi dilakukan berdasarkan Data Pokok Pendidikan (Dapodik) yang dipadukan dengan platform Pena Kalteng. Melalui data tersebut, pemerintah dapat memetakan tingkat kerusakan dan kebutuhan prioritas setiap sekolah.

“Kita lihat klasifikasi mana sekolah yang rusak ringan, mana yang rusak berat, mana yang menjadi atensi. Itu semua berdasarkan data,” jelasnya.

Selain fokus pada ruang belajar, pemerintah juga memberikan perhatian serius terhadap kebersihan dan sanitasi sekolah, terutama fasilitas toilet.

Menurut Reza, Presiden RI Prabowo Subianto dan Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran menaruh perhatian besar terhadap kondisi lingkungan sekolah yang sehat dan nyaman.

“Pak Presiden dan Pak Gubernur juga menginginkan toilet-toilet sekolah itu lebih bersih, lebih bagus, lebih nyaman. Karena salah satu indikator sekolah itu bersih atau tidak bisa dilihat dari toiletnya,” tegasnya.

Reza menyebut hasil final terkait jumlah sekolah penerima revitalisasi diperkirakan mulai terlihat pada Juli 2026 setelah seluruh proses verifikasi dan validasi selesai dilakukan pemerintah pusat maupun daerah. (din)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.