Rachmat Gobel di Mata Andi Yuslim Patawari: Orang Baik dan Tokoh yang Bersahaja

oleh -736 Dilihat
Keterangan Foto: Salah satu momen kebersamaan Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia, Dr. Andi Muhammad Yuslim Patawari (AYP), saat mendampingi almarhum Rachmat Gobel semasa hidup. (ist)
banner 468x60

INDOPOL.CO, JAKARTA — Kabar duka menyelimuti panggung politik dan dunia usaha nasional. Anggota DPR RI Fraksi NasDem yang juga tokoh industri nasional, Rachmat Gobel, dikabarkan meninggal dunia di Jakarta pada Jumat, 10 Juli 2026. Kepergian almarhum meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, kerabat, hingga para sahabat karibnya.

Salah satu tokoh yang merasa sangat kehilangan adalah Dr. Andi Muhammad Yuslim Patawari (AYP), Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia. Bagi AYP, almarhum bukan sekadar rekan sejawat, melainkan figur teladan yang mendedikasikan hidupnya untuk kemaslahatan masyarakat luas.

banner 700x875

“Rachmat Gobel adalah orang baik. Beliau merupakan tokoh nasional yang sangat peduli dengan umat dan masyarakat,” ujar Andi Yuslim dalam pesan suaranya.

AYP mengungkapkan bahwa dirinya sama sekali tidak menyangka kepergian almarhum akan begitu cepat. Pertemuan tatap muka terakhir keduanya terjadi saat menghadiri acara Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII di Gorontalo, pada 20–25 Juni 2026. Saat itu, Rachmat Gobel tampak prima, energik, dan dalam kondisi sehat bugar.

Bahkan, jalinan komunikasi intensif masih terus berjalan hingga detik-detik terakhir sebelum almarhum mengembuskan napas terakhirnya.

“Kami masih sempat telepon-teleponan beberapa hari lalu. Bahkan, beberapa jam sebelum beliau meninggal, kami masih sempat saling menelepon dalam kondisi beliau yang sehat. Kami tentu sangat kehilangan,” kenangnya dengan nada getir.

Lebih lanjut, AYP menjelaskan bahwa hubungan emosional yang terbangun di antara mereka sudah melampaui batasan relasi profesional ataupun pertemanan biasa. Almarhum merupakan sosok senior yang kerap memberikan bimbingan dan perhatian layaknya keluarga kandung.

“Beliau bagi saya bukan hanya teman atau sahabat, tetapi beliau adalah kakak saya. Kepergian beliau merupakan duka yang sangat mendalam bagi kita semua. Kita tidak pernah tahu kapan dan di mana kita akan kembali, semua ini adalah ketetapan yang sudah Allah tentukan,” tutur AYP dengan penuh keikhlasan.

Menutup ungkapan belasungkawanya, Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia ini mendoakan agar keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi masa-masa sulit ini.

Innaalillaahi wa inna ilaihi raaji’un. Selamat jalan, Abangku. Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadahnya dan insyaallah beliau mendapatkan tempat terbaik di surga-Nya,” pungkas AYP.

Reporter: Nurul Hidayah
Editor: Aris Kurnia Hikmawan

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.