Transformasi Pendidikan Kalteng Melesat, Sekolah Kini Terhubung Digital hingga Pelosok

oleh -4385 Dilihat
banner 468x60

PALANGKA RAYA — Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus memperkuat pembangunan sumber daya manusia melalui transformasi pendidikan berbasis digital dan inovasi. Komitmen tersebut disampaikan Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kalteng, Muhammad Reza Prabowo, saat menjadi narasumber dalam kegiatan Diseminasi Kekayaan Intelektual di Best Western Batang Garing Palangka Raya, Rabu (4/3/2026).

Dalam paparannya, Reza menegaskan bahwa pembangunan pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang harus terus diperkuat agar generasi muda Kalimantan Tengah mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.

banner 700x875

Ia juga menyampaikan, Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, memiliki komitmen kuat untuk memastikan tidak ada anak di Kalimantan Tengah yang putus sekolah ataupun kesulitan memperoleh akses pendidikan dan layanan kesehatan.

“Sudah banyak yang kita lakukan. Ini investasi jangka panjang. Inovasi itu tidak selalu harus baru, tapi bisa menyempurnakan yang sudah ada,” ujar Muhammad Reza Prabowo dalam kegiatan tersebut.

Saat ini, seluruh SMA, SMK, dan SKH di Kalimantan Tengah telah terintegrasi dalam aplikasi PENA Kalteng. Melalui sistem tersebut, pemerintah dapat memantau kondisi sekolah secara digital dan terbuka, mulai dari perkembangan sarana pendidikan, tenaga pengajar, hingga kebutuhan sekolah di berbagai daerah.

Reza menjelaskan, jumlah satuan pendidikan yang sebelumnya sekitar 410 sekolah kini meningkat menjadi 443 sekolah. Data digital tersebut juga dimanfaatkan pemerintah untuk memperkuat kolaborasi dengan perusahaan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR), khususnya bagi sekolah di wilayah sekitar tambang dan perkebunan.

Salah satu contoh transformasi pendidikan diterapkan di SMA Arut Utara yang sebelumnya mengalami kekurangan guru fisika. Kini proses pembelajaran dapat dilakukan secara hybrid dengan dukungan papan tulis interaktif, panel surya, dan jaringan internet berbasis satelit Starlink.

Menurut Reza, penguatan digitalisasi pendidikan menjadi langkah penting untuk memperluas akses belajar berkualitas hingga ke pelosok Kalimantan Tengah sekaligus menyiapkan generasi muda yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan tantangan masa depan. (SUF)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.