Tak Ada Lagi Sekolah Gelap dan Tanpa Internet, Disdik Kalteng Klaim Digitalisasi Sudah 100 Persen

oleh -1362 Dilihat
banner 468x60

PALANGKA RAYA — Program digitalisasi pendidikan yang dijalankan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah di bawah kepemimpinan Agustiar Sabran terus diperkuat hingga ke wilayah pedalaman. Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah memastikan seluruh SMA, SMK, dan Sekolah Khusus (SKH) kini telah terdigitalisasi 100 persen.

Penegasan tersebut disampaikan Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kalteng, Muhammad Reza Prabowo, saat berdialog dalam program Hallo RRI, Senin (20/4/2026). Ia menjawab sorotan publik terkait kondisi sejumlah daerah yang sebelumnya masih mengalami keterbatasan listrik dan jaringan internet.

banner 700x875

Menurut Reza, pemerintah daerah memiliki komitmen menjadikan sekolah sebagai pusat peradaban dan pusat pelayanan masyarakat di setiap wilayah, termasuk daerah terpencil di Kalimantan Tengah.

“Kami berharap sekolah itu menjadi pusat peradaban yang ada di setiap wilayah kita. Kenapa pusat peradaban? Karena di sekolah saat ini, SMA, SMK, dan SKH se-Kalteng semuanya sudah terdigitalisasi 100 persen,” ujar Muhammad Reza Prabowo.

Ia menjelaskan, sekolah yang belum terjangkau jaringan listrik kini telah difasilitasi panel surya oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah. Sementara untuk wilayah yang mengalami keterbatasan internet, pemerintah menyediakan layanan berbasis satelit melalui Starlink.

“Tidak ada sekolah yang tidak dialiri listrik, yang tidak ada listrik kita kasih panel solar. Yang tidak ada internet kita kasih Starlink, dan semuanya sudah terhubung satu sama lain,” jelasnya.

Reza menambahkan, fasilitas digital yang tersedia di sekolah juga dimanfaatkan masyarakat sekitar untuk berbagai kebutuhan seperti rapat desa hingga kegiatan tingkat kecamatan. Kondisi tersebut membuat sekolah tidak hanya menjadi pusat pendidikan, tetapi juga pusat aktivitas sosial masyarakat di wilayah pedalaman.

Melalui program digitalisasi tersebut, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah berharap pemerataan akses pendidikan berbasis teknologi dapat terus ditingkatkan sekaligus memperkuat peran sekolah sebagai simpul kemajuan masyarakat di seluruh daerah Kalimantan Tengah. (SUF)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.