Rp58 Miliar Digelontorkan! Pemprov Kalteng Siapkan Sekolah Gratis untuk 35 Ribu Siswa

oleh -1360 Dilihat
banner 468x60

PALANGKA RAYA — Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus mematangkan pelaksanaan Program Sekolah Gratis yang menjadi bagian dari program Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS). Untuk mendukung program tersebut, Pemprov Kalteng menyiapkan anggaran fantastis sebesar Rp58 miliar bagi puluhan ribu siswa di seluruh wilayah Kalimantan Tengah.

Komitmen itu disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi III DPRD Kalteng yang diikuti Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kalteng, Muhammad Reza Prabowo, di Palangka Raya, Senin (2/3/2026). Dalam rapat tersebut, Reza memaparkan skema pelaksanaan bantuan pendidikan gratis yang akan menyasar siswa dari keluarga kurang mampu.

banner 700x875

“Program ini kami siapkan agar benar-benar membantu peserta didik yang membutuhkan, terutama dalam memenuhi perlengkapan dan kebutuhan pendidikan mereka,” ujar Muhammad Reza Prabowo.

Menurut Reza, program Sekolah Gratis tersebut menargetkan sebanyak 35 ribu siswa sebagai penerima manfaat. Bantuan diberikan melalui skema Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA) dan bantuan belajar yang disalurkan langsung kepada siswa penerima.

Ia menjelaskan, penentuan penerima bantuan dilakukan menggunakan sistem pemadanan data berbasis Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Langkah itu dilakukan agar penyaluran bantuan tepat sasaran dan benar-benar diterima siswa yang membutuhkan.

Dari hasil pemadanan sementara, tercatat sebanyak 31.565 siswa telah terverifikasi dalam sistem. Data tersebut mencakup siswa kategori desil 1 hingga desil 5 yang menjadi prioritas utama penerima bantuan, sementara ribuan siswa lainnya masih dalam tahap validasi bersama Dinas Sosial.

“Validasi data penting supaya bantuan benar-benar diterima siswa yang memang membutuhkan. Karena itu kami berkoordinasi dengan Dinas Sosial agar tidak ada kekeliruan dalam pelaksanaan,” jelasnya.

Melalui program tersebut, setiap siswa penerima akan memperoleh bantuan sebesar Rp1,5 juta per tahun. Rinciannya, Rp1 juta dialokasikan untuk perlengkapan sekolah melalui BOSDA, sedangkan Rp500 ribu akan disalurkan langsung ke rekening siswa dalam dua tahap penyaluran sebagai upaya pemerataan akses pendidikan di Kalimantan Tengah. (SUF)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.