INDOPOL.CO, KOTAWARINGIN BARAT – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Kalimantan Tengah memperluas kegiatan edukasi dan pemberdayaan dalam rangka Bulan Inklusi Keuangan (BIK) 2026 melalui program yang menyasar penyandang disabilitas, peserta didik, dan masyarakat perdesaan di Kabupaten Kotawaringin Barat pada Selasa, 20 Oktober 2026.
Rangkaian kegiatan ini dirancang untuk memperkenalkan layanan keuangan formal sekaligus meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan keuangan sesuai kebutuhan masing-masing.
Salah satu programnya adalah Lomba Inovasi Inklusi Keuangan yang mendorong lahirnya gagasan kreatif untuk memperluas akses layanan keuangan. Selain itu, diselenggarakan lomba mewarnai edukatif bagi penyandang disabilitas sebagai sarana pengenalan lembaga jasa keuangan dan kebiasaan menabung sejak dini.
Upaya pemberdayaan masyarakat juga dilakukan melalui kegiatan pasca-inkubasi Desa Ekosistem Keuangan Inklusif di Desa Tanjung Putri. Program yang melibatkan OJK, Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat, dan lembaga jasa keuangan ini diarahkan untuk memperkuat pemanfaatan layanan keuangan dalam mendukung aktivitas ekonomi masyarakat desa.
Edukasi serupa diberikan kepada peserta didik di Sekolah Khusus Negeri 1 Pangkalan Bun. Kegiatan tersebut bertujuan menanamkan pemahaman dasar mengenai pengelolaan uang sejak dini.
Rangkaian BIK 2026 juga disertai kegiatan sosial berupa penyerahan bantuan kemanusiaan kepada Masyarakat Peduli Api Desa Tanjung Putri. Bantuan tersebut ditujukan untuk mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan.
Melalui berbagai program ini, OJK Kalimantan Tengah bersama pemerintah daerah dan mitra terkait berupaya mendorong inklusi keuangan yang menjangkau lebih banyak kelompok masyarakat. Pendekatan melalui pendidikan, pemberdayaan desa, dan kepedulian sosial diharapkan dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan.
Reporter: Nurul Hidayah
Editor: Aris Kurnia Hikmawan









