Penggerebekan Bandar Narkoba di Katingan Berujung Maut, Satu Polisi Gugur dan Dua Personel Masih Dicari

oleh -1244 Dilihat
banner 468x60

KATINGAN – Operasi penggerebekan terhadap terduga pelaku tindak pidana narkotika di Desa Tumbang Kalemei, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, Kamis (2/7/2026) dini hari, berujung insiden yang menewaskan seorang anggota kepolisian. Selain itu, dua personel Satresnarkoba Polres Katingan hingga kini masih dalam proses pencarian.

Anggota yang gugur diketahui bernama Aipda Yudhi Perdana Putra, personel Satuan Reserse Narkoba Polres Katingan, yang meninggal dunia saat menjalankan tugas dalam operasi penindakan tersebut.

banner 700x875

Kapolres Katingan AKBP Dodik Hartono membenarkan terjadinya peristiwa tersebut. Ia mengatakan fokus utama kepolisian saat ini adalah melakukan pencarian terhadap dua anggota yang belum diketahui keberadaannya.

“Benar ada kejadian itu dan saat ini kami masih fokus melakukan pencarian terhadap dua anggota yang belum ditemukan,” ujar Dodik.

Menurut Kapolres, operasi dilakukan sebagai bagian dari upaya pengungkapan dugaan tindak pidana narkotika. Dalam pelaksanaannya, petugas berhasil mengamankan seorang terduga pelaku.

Namun, situasi di lokasi berubah ketika proses penangkapan berlangsung. Berdasarkan keterangan kepolisian, keluarga terduga pelaku diduga melakukan perlawanan terhadap petugas menggunakan senjata tajam.

“Pada saat salah satu pelaku sudah diamankan, tiba-tiba keluarga pelaku menyerang anggota menggunakan parang. Anggota di lapangan kemudian melakukan tindakan tegas dan terukur sehingga satu orang dari pihak keluarga terduga pelaku meninggal dunia,” jelas Dodik.

Kapolres menegaskan kronologi lengkap kejadian masih dalam proses penyelidikan.

Perlawanan tersebut kemudian memicu berkumpulnya sejumlah warga di sekitar lokasi sehingga situasi menjadi tidak kondusif. Dalam kondisi tersebut, personel kepolisian berupaya mengendalikan situasi sekaligus melakukan penyelamatan terhadap anggota yang bertugas.

Akibat insiden itu, Aipda Yudhi Perdana Putra gugur saat menjalankan tugas. Sementara dua anggota Satresnarkoba Polres Katingan lainnya hingga Kamis masih belum ditemukan.

Petugas gabungan terus melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian, termasuk di kawasan hutan dan aliran sungai yang diduga menjadi jalur pelarian maupun lokasi keberadaan personel yang masih hilang.

“Saat ini kami masih memfokuskan seluruh upaya untuk menemukan dua anggota yang belum diketahui keberadaannya,” kata Dodik.

Kapolres menyampaikan kondisi keamanan di Desa Tumbang Kalemei saat ini telah berangsur kondusif. Kepolisian juga masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap secara menyeluruh rangkaian peristiwa yang terjadi dalam operasi tersebut.

Menurutnya, pihak keluarga terduga pelaku telah meninggalkan lokasi, sementara bantuan personel dari Polda Kalimantan Tengah telah diterjunkan untuk memperkuat pengamanan sekaligus membantu proses pencarian.

“Saat ini situasi sudah kondusif. Keluarga pelaku sudah kabur dari lokasi. Sebanyak 50 personel dari Polda Kalimantan Tengah juga telah bergerak memberikan bantuan dan dukungan dalam penanganan peristiwa ini,” ujar Dodik.

Hingga berita ini diturunkan, proses pencarian terhadap dua anggota Satresnarkoba Polres Katingan masih terus berlangsung, sementara penyelidikan mengenai insiden tersebut juga terus dilakukan oleh kepolisian. (din)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.