Pemprov Kalteng Dapat Apresiasi Dari Pimpinan Perguruan Tinggi

oleh -1279 Dilihat
banner 468x60

INDOPOL MEDIA, PALANGKA RAYA – Universitas Palangka Raya (UPR) menilai program Satu Rumah Satu Sarjana sebagai langkah strategis untuk membuka akses pendidikan tinggi bagi anak-anak desa. UPR bahkan menyatakan kesiapan mendampingi calon mahasiswa sejak bangku SMA, termasuk mereka yang bercita-cita menempuh pendidikan di Fakultas Kedokteran.

Universitas Muhammadiyah Palangka Raya (UMPR) mengapresiasi intensitas kunjungan Gubernur ke kampus-kampus yang dinilai mampu meningkatkan motivasi mahasiswa. Sementara itu, UIN Palangka Raya mendorong penguatan konektivitas transportasi udara dan darat serta optimalisasi dana Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan untuk mendukung sektor pendidikan.

banner 700x875

Perguruan tinggi lainnya turut menyampaikan kebutuhan konkret, mulai dari perluasan jenis beasiswa—baik bagi mahasiswa kurang mampu, berprestasi, maupun tingkat akhir—penyediaan asrama mahasiswa, penguatan program vokasi dan magang, fasilitasi kursus bahasa asing, hingga hibah riset dan pembangunan sarana perkuliahan. Sejumlah kampus juga berharap forum silaturahmi seperti ini dapat digelar secara rutin sebagai wadah koordinasi dan kolaborasi berkelanjutan.

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran menegaskan bahwa pertemuan ini merupakan implementasi nilai Hasupa Hasundau, yakni duduk bersama untuk berdialog dan mencari solusi demi kemajuan bersama.

“Saya ingin masyarakat Dayak menjadi tuan rumah di tanah sendiri. Kalimantan Tengah kaya sumber daya alam, tetapi manfaatnya hanya akan optimal jika didukung sumber daya manusia yang unggul,” tegasnya 28 November 2025.

Gubernur memastikan, di tengah kebijakan efisiensi anggaran, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah tetap berkomitmen tidak mengurangi alokasi anggaran pendidikan. Ia juga menegaskan Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS) akan menjadi instrumen penting dalam membantu mahasiswa, sekaligus membuka ruang kolaborasi dengan CSR perusahaan untuk mendukung kebutuhan beasiswa dan biaya hidup.

Pertemuan tersebut menyepakati sejumlah poin penting, di antaranya penguatan program Satu Rumah Satu Sarjana, pemerataan infrastruktur pendidikan, peningkatan daya saing mahasiswa, serta optimalisasi kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan dunia usaha. Pemprov Kalteng juga berkomitmen memfasilitasi forum komunikasi pimpinan perguruan tinggi secara rutin setiap tiga bulan.

Dengan sinergi yang terus diperkuat, Kalimantan Tengah menatap masa depan pendidikan tinggi yang lebih inklusif dan berkelanjutan, sekaligus mewujudkan cita-cita melahirkan sarjana dari setiap rumah di Bumi Tambun Bungai. (Din)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.