Pemkab Murung Raya Matangkan RDTR Laung Tuhup

oleh -1976 Dilihat
Paulus Manginte
banner 468x60

INDOPOL MEDIA, PURUK CAHU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Murung Raya (Mura) terus memperkuat arah pembangunan berkelanjutan melalui penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kecamatan Laung Tuhup. Dalam prosesnya, Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) menjadi instrumen utama untuk memastikan kebijakan pembangunan tidak berbenturan dengan daya dukung dan daya tampung lingkungan.

Komitmen tersebut ditegaskan dalam Konsultasi Publik KLHS RDTR yang digelar di Aula Dinas PUPR Kabupaten Murung Raya, Rabu (5/11/2025).

banner 700x875

Bupati Murung Raya, Heriyus, melalui Kepala Dinas PUPR, Paulus Manginte, menyampaikan bahwa penyusunan KLHS RDTR merupakan bagian penting dalam merancang tata ruang yang aman, terarah, dan berkelanjutan.

“Melalui penyusunan KLHS RDTR ini, kita memastikan setiap rencana tata ruang telah mempertimbangkan keseimbangan antara kepentingan ekonomi, sosial, dan ekologi,” ujar Paulus Manginte membacakan sambutan Bupati.

Penyusunan KLHS RDTR diharapkan menjadi panduan ilmiah sekaligus instrumen pengendali pemanfaatan ruang di wilayah Laung Tuhup. Dengan adanya kajian ini, arah pengembangan wilayah akan lebih terukur dan selaras dengan karakteristik lingkungan serta aspirasi masyarakat.

“Kami berharap proses penyusunannya dilakukan secara partisipatif, transparan, dan kolaboratif, melibatkan pemerintah daerah, akademisi, pelaku usaha, hingga masyarakat,” tambah Paulus.

Selain menjadi pedoman dalam penyusunan peraturan zonasi, hasil KLHS akan menjadi dasar penting dalam percepatan perizinan berbasis Online Single Submission (OSS) sebagaimana diamanatkan pemerintah pusat.

Dengan memperkuat RDTR dan KLHS, Pemkab Murung Raya optimistis mampu menciptakan tata ruang yang lebih tertata, adaptif, dan berkelanjutan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi daerah tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan. (RN)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.