Pemkab Murung Raya dan UPR Teken Kerja Sama Survei dan Desain Cetak Sawah 1.400 Ha

oleh -1158 Dilihat
banner 468x60

INDOPOL MEDIA, PURUK CAHU – Pemerintah Kabupaten Murung Raya (Mura) resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama Survei Investigasi dan Desain (SID) cetak sawah dengan Fakultas Pertanian Universitas Palangka Raya (UPR). Acara berlangsung di aula Cahai Ondhui Tingang, Gedung B Kantor Bupati Mura, Senin (14/7/2025).

Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Mura Heriyus, Ketua DPRD Mura Rumiadi, pihak Fakultas Pertanian UPR, Kepala Dinas dan Badan terkait serta para tamu undangan.

banner 700x875

Dalam kesempatan itu, Bupati Heriyus menegaskan bahwa upaya menjaga ketersediaan pangan nasional merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah dan masyarakat. Ia mengapresiasi dukungan UPR sebagai mitra strategis dalam pengembangan tanaman pangan melalui program cetak sawah.

“Pemerintah Kabupaten Murung Raya berterima kasih dan sangat mengapresiasi dukungan Universitas Palangka Raya. Kerja sama ini adalah langkah penting dalam mengembangkan kegiatan tanaman pangan yang diharapkan mampu meningkatkan perekonomian daerah dan menjadi percontohan bagi kecamatan lain,” ujar Heriyus.

Bupati menjelaskan bahwa program cetak sawah juga merupakan implementasi visi-misi daerah, khususnya poin ke-9 tentang peningkatan ketahanan pangan. Rencana Survei Investigasi dan Desain akan dilakukan pada lahan seluas 1.400 hektare yang berlokasi di Kecamatan Sungai Babuat, Desa Tumbang Apat.

Heriyus juga mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung kemandirian pangan dengan membeli dan memanfaatkan produk pertanian lokal.

“Mari kita mendukung para petani untuk terus berkarya. Dukungan dapat kita berikan dengan membeli produk pertanian lokal demi mendorong perekonomian daerah,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Mura, Reyzal Samat, menjelaskan bahwa kerja sama ini bertujuan memastikan seluruh tahapan perencanaan pembangunan lahan sawah baru dilakukan secara terukur dan berbasis kajian ilmiah.

“Melalui kolaborasi ini, proses identifikasi dan analisis calon lokasi cetak sawah dapat dilakukan secara menyeluruh dengan memperhatikan aspek teknis, agronomis, sosial, ekonomi, dan lingkungan,” jelas Reyzal.

Dengan adanya kerja sama ini, Pemkab Murung Raya berharap program cetak sawah dapat segera terealisasi dan berdampak signifikan dalam memperkuat ketahanan pangan serta meningkatkan kesejahteraan petani di daerah tersebut. (RN)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.