Pemerintah Targetkan 300 Ribu Sekolah Diperbaiki hingga 2029

oleh -1147 Dilihat
banner 468x60

PALANGKA RAYA — Pemerintah pusat menargetkan pembangunan dan perbaikan sekolah secara besar-besaran hingga tahun 2029 sebagai bagian dari transformasi pendidikan nasional. Hal itu disampaikan Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Fajar Riza Ul Haq, di Pulang Pisau, Sabtu (2/5/2026).

Menurut Fajar, pemerintah menargetkan sekitar 228 ribu sekolah sudah diperbaiki pada 2028 dan terus bertambah hingga mencapai sekitar 300 ribu sekolah secara bertahap pada 2029.

banner 700x875

‎“Target 2028 sekitar 228 ribu sekolah sudah diperbaiki. Artinya sarpras itu penting, tetapi yang tidak kalah penting adalah kualitas pembelajaran,” tegasnya.

Selain pembangunan sarana fisik, pemerintah juga menekankan pentingnya menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman agar siswa lebih termotivasi dalam mengikuti proses pembelajaran di sekolah.

‎“Kalau lingkungan belajar aman dan nyaman, anak-anak akan lebih termotivasi untuk belajar. Ini sama pentingnya dengan sarana fisik,” jelas Fajar.

Ia menjelaskan, transformasi pendidikan tidak hanya berfokus pada pembangunan gedung sekolah, tetapi juga mencakup peningkatan kualitas pembelajaran, penguatan karakter, dan pengembangan kompetensi peserta didik.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat sangat diperlukan agar pemerataan kualitas pendidikan dapat berjalan optimal hingga ke seluruh wilayah Indonesia.

Pemerintah berharap program pembangunan dan revitalisasi sekolah tersebut mampu menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih layak, modern, dan mendukung tumbuh kembang peserta didik secara maksimal.

Melalui transformasi pendidikan nasional itu, pemerintah optimistis kualitas sumber daya manusia Indonesia akan semakin meningkat dan siap menghadapi tantangan masa depan menuju Indonesia Emas 2045. (SUF)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.