INDOPOL.CO, BARITO UTARA – Upaya membangun kesadaran pelajar terhadap bahaya narkoba dilakukan PT Pamapersada Nusantara Distrik Bharinto Ekatama Biyangan melalui sosialisasi di SMP Negeri 1 Teweh Timur, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, pada Rabu, 21 Oktober 2026.
Sebanyak 39 siswa terlibat dalam kegiatan yang menitikberatkan pada pengenalan bahaya penyalahgunaan narkoba dan pembentukan sikap untuk menghindari pengaruh negatif.
Guru SMP Negeri 1 Teweh Timur, Halikin, menilai pembekalan semacam ini memiliki peran penting dalam mendukung pendidikan karakter. Ia menyebut pelajar perlu mendapatkan informasi yang memadai agar tidak salah mengambil keputusan dalam pergaulan.
“Hal ini perlu menjadi perhatian khusus kepada siswa kita agar tidak salah langkah. Dengan adanya sosialisasi dari perusahaan, ini menjadi salah satu langkah kita memberikan wawasan ke siswa kita sehingga siswa sejak dini paham akan bahaya penyalahgunaan narkoba tersebut,” ungkapnya.
CSR Officer PAMA Distrik BEKB, Vico Randika P, menerangkan bahwa materi disusun untuk membantu siswa memahami berbagai jenis narkoba, risiko terhadap kesehatan fisik maupun mental, hingga dampak sosial dan hukum yang menyertainya.
“Melalui kegiatan ini, para siswa diharapkan mampu mengenali berbagai bentuk penyalahgunaan narkoba dan memahami pentingnya menjaga diri dari pengaruh negatif lingkungan pergaulan,” ujar Vico.
Pencegahan juga diarahkan pada pembiasaan pola hidup sehat, penguatan karakter, serta kemampuan mengambil keputusan secara mandiri ketika menghadapi ajakan yang mengarah pada perilaku negatif.
Vico menegaskan pentingnya dukungan lingkungan terdekat dalam menjaga perkembangan generasi muda.
“Peran keluarga, sekolah, dan lingkungan masyarakat menjadi faktor penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung tumbuh kembang generasi muda,” tambahnya.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan PAMA Distrik BEKB sebagai kontraktor PT Bharinto Ekatama, khususnya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan masyarakat.
Perusahaan berharap kolaborasi dengan pihak sekolah dan masyarakat dapat memperluas pemahaman mengenai pencegahan narkoba sekaligus membangun lingkungan pendidikan yang aman.
“Dengan sinergi antara pihak sekolah, masyarakat, dan perusahaan, upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat, aman, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba dapat terus diperkuat,” tandas Vico.
Reporter: Nurul Hidayah
Editor: Aris Kurnia Hikmawan









