Mahasiswa UPR ‘Bongkar’ Bahaya Narkoba, Judi Online, dan Pinjol di Depan Puluhan Siswa MTs

oleh -2295 Dilihat
BERSAMA - Mahasiswa KKN Kelompok 91 UPR saat foto bersama dengan siswa Madrasah Tsanawiyah (MTs) Thalabul Irsyad, Desa Sei Tatas, Kapuas
banner 468x60

INDOPOL MEDIA, KAPUAS – Puluhan siswa Madrasah Tsanawiyah (MTs) Thalabul Irsyad, Desa Sei Tatas, dibuat terdiam saat mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Palangka Raya (UPR) Kelompok 91 memaparkan fakta mengejutkan seputar bahaya narkoba, judi online, dan pinjaman online (pinjol), Kamis (31/7/2025).

Kegiatan sosialisasi yang berlangsung sejak pukul 08.00 pagi ini digelar sebagai upaya edukatif untuk membentengi generasi muda dari ancaman modern yang semakin mengintai kalangan remaja. Tak hanya itu, kegiatan ini juga melibatkan jajaran Polsek Pulau Petak yang memberikan pandangan dari sisi hukum dan dampaknya terhadap masa depan siswa.

banner 700x875

“Kami ingin para pelajar paham bahwa narkoba, judi online, dan pinjol bukan hanya melanggar hukum, tetapi juga bisa menghancurkan masa depan mereka,” ujar salah satu mahasiswa KKN saat sesi penyuluhan berlangsung.

Hadir dalam kegiatan ini sejumlah pihak, mulai dari perangkat kecamatan, kepala sekolah, guru-guru MTs Thalabul Irsyad, hingga aparat kepolisian. Kehadiran mereka menjadi bukti komitmen bersama dalam membentuk generasi pelajar yang cerdas dan tangguh menghadapi perkembangan zaman.

Dalam penyampaiannya, narasumber dari Polsek Pulau Petak mengungkapkan beberapa contoh kasus nyata dan cara kerja sindikat yang menjerat remaja melalui platform online. Para siswa tampak aktif bertanya, berdiskusi, dan mengungkapkan keresahan mereka terhadap fenomena yang kini sudah masuk ke kehidupan sehari-hari.

“Ini sangat membuka mata. Sekarang kami tahu apa saja yang harus dihindari dan bagaimana cara melindungi diri,” ucap salah satu siswa usai kegiatan.

Acara ditutup sekitar pukul 12.00 siang dengan sesi foto bersama dan penyerahan sertifikat sebagai kenang-kenangan dari mahasiswa KKN UPR Kelompok 91.

Dengan sosialisasi ini, para siswa diharapkan tidak hanya menjadi penerima informasi, tetapi juga agen perubahan di lingkungan mereka masing-masing. (rls)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.