INDOPOL MEDIA, MUARA TEWEH – Pemerintah Kabupaten Barito Utara mengambil langkah serius menangani persoalan klaim hak kelola lahan yang berada di dalam wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Multi Tambang Jaya Utama (MUTU) melalui rapat koordinasi yang digelar di Aula Sekretariat Daerah Lantai I Barito Utara, Senin (15/12/2025).
Rapat koordinasi tersebut dipimpin Kapolres Barito Utara AKBP Singgih Febiyanto bersama Wakil Bupati Barito Utara Felix Sonadie Y. Tingan, sebagai bentuk sinergi pemerintah daerah dan aparat keamanan dalam menjaga stabilitas, ketertiban, serta kepastian hukum di wilayah pertambangan.
Rakor dihadiri Kepala Badan Kesbangpol Barito Utara, Kepala KPHP Barito Tengah, kepala desa terkait, perwakilan manajemen PT MUTU, serta pihak-pihak masyarakat yang mengajukan klaim lahan di wilayah Desa Muara Mea, Kecamatan Gunung Purei.
Permasalahan mencuat akibat adanya klaim lahan oleh dua kelompok masyarakat, yakni H. Adul Rahman dan Kantan Rangga Maja, terhadap area yang tercatat masuk dalam wilayah IUP PT MUTU dan saat ini menjadi lokasi operasional pertambangan.
Wakil Bupati Felix Sonadie Y. Tingan menegaskan Pemerintah Kabupaten Barito Utara berkomitmen menyelesaikan persoalan tersebut secara bertahap sesuai ketentuan hukum, dengan tetap menjaga ketertiban umum dan memberikan kepastian hukum bagi seluruh pihak.
Kapolres Barito Utara AKBP Singgih Febiyanto menekankan bahwa rapat koordinasi digelar sebagai langkah pencegahan konflik di lapangan. Ia menegaskan perusahaan memiliki izin resmi, sementara klaim masyarakat harus diselesaikan melalui mekanisme hukum tanpa tindakan sepihak di lokasi IUP.
Dari sisi kehutanan, Kepala KPHP Barito Tengah Hendro Setiono menjelaskan bahwa lahan yang dipermasalahkan termasuk kawasan hutan produksi yang kewenangan pengelolaannya berada di bawah pemerintah pusat, bukan area penggunaan lain.
Menutup rapat, Wakil Bupati Felix Sonadie Y. Tingan meminta seluruh pihak menghormati proses hukum, menahan diri, serta menjaga kondusivitas daerah agar keamanan, ketertiban, dan iklim investasi di Kabupaten Barito Utara tetap terjaga. (SP)







