KKG “Maringgi Ilmu” Dorong Peningkatan Kualitas Guru Sekolah Khusus di Barito Selatan

oleh -2293 Dilihat
banner 468x60

INDOPOL MEDIA, BUNTOK — Dalam upaya meningkatkan kapasitas dan profesionalisme guru Sekolah Khusus (SKH) di Kabupaten Barito Selatan, para pendidik dari SKH Negeri 1 Buntok dan SKH Negeri 2 Buntok menggelar pertemuan perdana Kelompok Kerja Guru (KKG) “Maringgi Ilmu”, Sabtu (14/6/2025), pukul 09.00–12.00 WIB, bertempat di SKH Negeri 1 Buntok.

KKG “Maringgi Ilmu” hadir sebagai wadah kolaboratif baru bagi para guru SKH untuk bertukar gagasan, berbagi praktik baik, serta memperkuat jejaring antarsekolah.

banner 700x875

Kegiatan ini juga sejalan dengan program nasional “Hari Guru Belajar” dari Kementerian Pendidikan, yang mendorong pengembangan kompetensi guru secara berkelanjutan.

Ketua KKG “Maringgi Ilmu”, Yanti Mandasari, menjelaskan bahwa pertemuan pertama difokuskan pada persiapan menjelang Tahun Ajaran Baru.

Dua materi utama disampaikan dalam sesi tersebut: Penyusunan perangkat pembelajaran dan kurikulum, oleh Nuryati, Pembelajaran Mendalam (Deep Learning), oleh Yanti Mandasari.

“Kami juga memberikan pelatihan penggunaan TV interaktif untuk menunjang keterampilan TIK para guru. Ini sangat penting dalam mendukung pembelajaran yang kreatif, inovatif, dan sesuai dengan kebutuhan anak berkebutuhan khusus (ABK),” jelas Yanti.

Kegiatan ini disambut antusias oleh para guru. Selain sebagai sarana peningkatan kapasitas, forum ini juga menjadi ajang silaturahmi dan penguatan kerja sama antar pendidik SKH se-Barito Selatan.

Turut hadir dalam kegiatan ini Koordinator Pengawas SKH, Tri Nugroho, serta Kepala Bidang Pendidikan Khusus, Roslita, yang menyatakan dukungan penuh terhadap inisiatif tersebut. Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah dan GTK juga memberikan dukungan dalam bentuk fasilitasi pengembangan kompetensi guru di daerah.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada Bapak Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah, Muhammad Reza Prabowo, Ibu Kabid SKH, Bapak Korwas SKH, dan semua pihak yang telah mendukung KKG Maringgi Ilmu. Semoga ini menjadi awal yang baik dalam meningkatkan kualitas guru SKH di Barito Selatan,” ujar Yanti menutup sambutannya.

Sebagai tindak lanjut, pertemuan berikutnya dijadwalkan berlangsung pada minggu kedua Juli 2025 di SKH Negeri 2 Buntok, dengan menghadirkan Johanna Christina Ria Simanjuntak dan Suparjo sebagai narasumber.

KKG “Maringgi Ilmu” diharapkan dapat berlanjut sebagai ruang belajar bersama, berbagi inspirasi, dan mendorong inovasi demi kemajuan pendidikan inklusif di Kalimantan Tengah.(din)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.