Ketua DPRD Barito Utara Ajak Legislator Kawal Kemajuan Sektor Pertanian Daerah

oleh -1231 Dilihat
Hj Mery Rukaini
banner 468x60

INDOPOL MEDIA, MUARA TEWEH – Ketua DPRD Kabupaten Barito Utara, Ir. Mery Rukaini, mengajak seluruh anggota legislatif untuk aktif mengawal serta mendorong program-program pemerintah daerah yang berfokus pada pengembangan sektor pertanian. Upaya ini dinilai penting dalam rangka meningkatkan ketahanan pangan dan kesejahteraan petani di wilayah Barito Utara.

Ajakan tersebut disampaikan Mery saat menghadiri kegiatan Panen Raya Padi Serentak Nasional yang dipusatkan di Desa Pantik, Kecamatan Pandih Batu, Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah, Senin (7/4/2025). Acara ini diikuti oleh 13 provinsi dan turut dihadiri oleh Presiden RI Prabowo Subianto secara virtual.

banner 700x875

“Kehadiran saya dalam panen raya ini memberikan banyak informasi strategis, khususnya terkait perkembangan pertanian nasional. Arahan Presiden Prabowo Subianto sangat relevan dan menjadi acuan penting dalam mendorong kemajuan pertanian kita di Barito Utara,” ujar Mery Rukaini, yang juga merupakan legislator dari Partai Demokrat.

Mery menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan pusat dalam mengembangkan potensi pertanian lokal, seperti padi varietas Talun Koyem dan jagung, yang dinilai cocok dengan kondisi geografis dan tanah di wilayah Barito Utara.

Dalam arahannya, Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya kolaborasi antarlembaga dan antarwilayah untuk memastikan ketersediaan pangan nasional. Ia juga menyoroti peran pemerintah daerah dalam mempercepat realisasi program pertanian, seperti distribusi pupuk dan peningkatan infrastruktur pertanian.

Sementara itu, Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran, dalam sambungan virtual Zoom, menyampaikan apresiasi kepada Presiden dan Menteri Pertanian atas dukungan penuh terhadap kebutuhan sarana produksi pertanian, terutama pupuk.

“Kami bersyukur kebutuhan pupuk di Kalimantan Tengah sudah terpenuhi, ini tentu sangat membantu petani dalam meningkatkan produksi,” ujar Gubernur Agustiar.

Ia juga menyampaikan bahwa produktivitas lahan sawah padi di Kalimantan Tengah mencapai rata-rata 6,5 ton per hektar, lebih tinggi dibandingkan rata-rata nasional yang berada di angka 5,4 ton per hektar. Bahkan, target produksi gabah yang sebelumnya ditetapkan sebesar 1.820 ton, kini telah terlampaui dengan capaian 3.720 ton, atau setara 200% dari target, menurut data serapan Bulog.

Ketua DPRD Barito Utara berharap capaian serupa juga bisa diraih di daerahnya. Untuk itu, ia mendorong semua pihak, termasuk OPD terkait, untuk memprioritaskan kebijakan dan program pertanian yang berpihak kepada petani lokal.

“Kami di DPRD siap mendukung segala upaya yang bertujuan meningkatkan produktivitas dan kemandirian petani. Ini adalah investasi jangka panjang untuk ketahanan pangan dan kemajuan ekonomi daerah,” pungkas Mery. (adv)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.