Kalteng Borong Tiga Penghargaan Literasi Keuangan 2026, Palangka Raya Jadi yang Terbaik

oleh -196 Dilihat
banner 468x60

PALANGKA RAYA — Provinsi Kalimantan Tengah kembali mencatat prestasi di tingkat nasional. Tahun ini, Kalteng berhasil meraih tiga penghargaan dalam ajang Financial Literacy Award (FLA) dan KEJAR Award 2026 yang digelar bertepatan dengan Puncak Hari Indonesia Menabung (HIM) dan Bulan Literasi Keuangan (BLK) 2026.

Penghargaan tersebut diserahkan dalam kegiatan yang berlangsung di Sekolah Rakyat Menengah Atas 13 Bekasi, Jumat (28/8/2026). Capaian ini menjadi apresiasi atas kolaborasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), pemerintah daerah, Pelaku Usaha Jasa Keuangan (PUJK), satuan pendidikan, serta berbagai pemangku kepentingan dalam memperluas literasi dan inklusi keuangan.

banner 700x875

Tiga penghargaan yang diraih Kalteng berasal dari kategori berbeda.

Pertama, Kota Palangka Raya dinobatkan sebagai Wilayah Implementasi KEJAR Terbaik Kategori Kabupaten/Kota Regional Kalimantan Tahun 2026. Penghargaan ini diberikan atas komitmen Palangka Raya dalam mendukung pelaksanaan Program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR).

Kedua, Gede Agus Adyatmika, Wakil Ketua Komunitas Literasi dan Inklusi Keuangan (LINK) Kalimantan Tengah, meraih Financial Literacy Award kategori OJK Penggerak Duta Literasi Keuangan Indonesia (OJK PEDULI) Kantor OJK Daerah Terbaik.

Sementara penghargaan ketiga diraih Anas Wahid Maulana dari PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Tengah. Ia meraih Financial Literacy Award kategori OJK Penggerak Duta Literasi Keuangan Indonesia (OJK PEDULI) Kantor PUJK Terbaik.

Tiga penghargaan tersebut sekaligus menjadi pengakuan terhadap kontribusi pemerintah daerah, OJK dan PUJK dalam memperluas jangkauan literasi serta inklusi keuangan di Kalimantan Tengah.

Kepala OJK Provinsi Kalimantan Tengah, Primandanu Febriyan Aziz, mengapresiasi capaian tersebut. Menurutnya, penghargaan yang diraih menunjukkan semakin kuatnya komitmen dan sinergi berbagai pihak dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di Kalteng.

Ia menegaskan, prestasi tersebut tidak terlepas dari kolaborasi yang konsisten antara OJK, pemerintah daerah, PUJK, satuan pendidikan dan pemangku kepentingan lainnya.

“Ke depan, sinergi tersebut perlu terus diperkuat melalui program yang berkelanjutan, terarah, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” terang Primandanu.

Menurut dia, penguatan kolaborasi diharapkan tidak berhenti pada penghargaan, tetapi dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Akses masyarakat terhadap produk dan layanan jasa keuangan yang sesuai kebutuhan perlu terus diperluas, bersamaan dengan peningkatan kemampuan masyarakat dalam mengelola keuangan secara bijak.

Upaya tersebut juga diharapkan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kalimantan Tengah. (din)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.