Hilangan Misterius Usai ke Jamban, Warga Mendawai Seberang Ditemukan Tewas Mengapung di Sungai Seluluk

oleh -1667 Dilihat
EVAKUASI - Tim SAR saat mengevakuasi mayat seorang wanita yang mengapung di sungai
banner 468x60

INDOPOL MEDIA, PANGKALAN BUN — Warga Mendawai Seberang dikejutkan peristiwa menghilangnya Sari (45), yang tiba-tiba tak kembali setelah pergi mandi di Sungai Seluluk pada Rabu (12/11/2025) dini hari. Setelah dua hari pencarian intensif, jasad perempuan tersebut akhirnya ditemukan mengapung pada Jumat pagi.

Insiden berawal sekitar pukul 05.00 WIB. Sari berjalan ke arah jamban di tepi sungai tak jauh dari rumahnya. Namun, saat ditunggu cukup lama, ia tak kunjung kembali. Sang suami yang curiga kemudian menyusul, namun menemukan jamban itu kosong. Ia segera menelusuri tepian sungai menggunakan sampan, tetapi upaya pencarian mandiri itu tak membuahkan hasil.

banner 700x875

Laporan hilangnya Sari langsung memobilisasi Tim SAR Gabungan. Satu tim dari Pos SAR Pangkalan Bun diterjunkan bersama Polairud Polda Kalteng, Polsek Mendawai, BPBD, PMI, relawan, serta warga sekitar. Penyisiran dilakukan secara menyeluruh mengikuti aliran deras Sungai Seluluk, sejak pagi hingga malam.

Harapan muncul pada Jumat (14/11/2025) sekitar pukul 06.15 WIB, ketika seorang pemancing melihat sosok tubuh mengapung. Tim SAR bergerak cepat ke lokasi dan memastikan identitasnya sebagai Sari. Ia ditemukan sekitar dua kilometer dari titik hilang, dalam kondisi meninggal dunia.

Koordinator Lapangan Basarnas, Mahdi, mengatakan proses evakuasi berjalan tanpa hambatan.
“Kami langsung membawa korban ke Puskesmas Karang Anyar untuk pemeriksaan lebih lanjut,” ujarnya.

Dengan ditemukannya jasad korban, operasi SAR resmi dihentikan. Peristiwa tragis ini kembali menjadi pengingat bagi warga yang beraktivitas di sekitar sungai, terutama pada waktu subuh saat kondisi arus lebih sulit diprediksi. (YI)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.