Hardiknas 2026 di Kalteng Tekankan Deep Learning dan Pendidikan Karakter

oleh -1229 Dilihat
banner 468x60

PALANGKA RAYA — Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2026 di Kalimantan Tengah menjadi momentum memperkuat pendidikan karakter dan pembelajaran mendalam (deep learning) sebagai arah baru transformasi pendidikan nasional. Upacara gabungan Hardiknas, Hari Bumi ke-56, dan Hari Otonomi Daerah ke-30 digelar di halaman Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Sabtu (2/5/2026).

Dalam sambutan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Abdul Mu’ti, yang dibacakan Wakil Menteri Fajar Riza Ul Haq, ditegaskan bahwa pendidikan tidak hanya berfokus pada transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga pembentukan karakter dan kemampuan berpikir kritis peserta didik.

banner 700x875

‎“Pendidikan harus menjadi proses memanusiakan manusia, tidak hanya mentransfer pengetahuan, tetapi juga menumbuhkan karakter, kemampuan berpikir kritis, dan kreativitas peserta didik agar mampu menjawab tantangan zaman,” ujar Fajar Riza Ul Haq.

Pemerintah saat ini terus mendorong transformasi pendidikan melalui pendekatan deep learning yang menekankan pemahaman mendalam, kreativitas, serta kemampuan pemecahan masalah. Pendekatan tersebut diharapkan mampu menciptakan generasi muda yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan tantangan global.

Selain itu, penguatan kualitas guru juga menjadi fokus utama melalui peningkatan kualifikasi, pelatihan berkelanjutan, dan perbaikan kesejahteraan. Guru dinilai memiliki peran strategis sebagai pusat perubahan dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang berkualitas.

Tidak hanya aspek akademik, pemerintah juga menaruh perhatian pada pembentukan lingkungan sekolah yang aman, sehat, bersih, dan nyaman agar peserta didik dapat tumbuh optimal baik secara intelektual maupun emosional.

Momentum Hardiknas 2026 di Kalimantan Tengah diharapkan menjadi penguat komitmen seluruh pemangku kepentingan pendidikan untuk terus menghadirkan pembelajaran yang relevan, inklusif, dan berorientasi pada masa depan generasi muda Indonesia.

Melalui transformasi pendidikan tersebut, pemerintah optimistis mampu mencetak sumber daya manusia unggul yang siap menghadapi tantangan Indonesia Emas 2045 sekaligus berkontribusi dalam pembangunan bangsa. (SUF)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.