Guru Terpencil di Kalteng Dapat Tunjangan Khusus, Komitmen Pemprov untuk Pemerataan Pendidikan

oleh -112 Dilihat
banner 468x60

PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah, H. Sugianto Sabran, menyerahkan tunjangan khusus bagi para guru di wilayah terpencil sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka. Penyerahan ini dilakukan secara simbolis dalam acara Jambore Pendidikan di GOR Serbaguna Palangka Raya, Sabtu malam 26 Oktober 2024.

Kebijakan ini menegaskan komitmen pemerintah provinsi untuk memberikan perhatian kepada tenaga pendidik yang bertugas di daerah pedalaman.

banner 700x875

Norsyafi’i, Kepala Sekolah SMAN 5 Tanah Siang, menyampaikan rasa syukur atas perhatian pemerintah. Menurutnya, tunjangan ini adalah bentuk penghargaan yang sangat berarti bagi para guru yang mengabdi di wilayah yang penuh tantangan.

“Kami merasa pekerjaan kami diakui dan dihargai. Tunjangan ini akan memberikan semangat baru bagi kami untuk terus memberikan yang terbaik kepada siswa-siswa kami,” ujarnya.

Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kalimantan Tengah, Muhammad Reza Prabowo, menjelaskan bahwa tunjangan ini bertujuan untuk mendukung pemerataan pendidikan di seluruh wilayah provinsi. Ia menyebutkan, guru-guru di pedalaman memiliki peran besar dalam membangun masa depan generasi muda di daerah terpencil.

“Kmi memahami bahwa tugas guru di pedalaman tidak mudah. Oleh karena itu, tunjangan ini adalah bentuk dukungan pemerintah terhadap kerja keras mereka,” jelasnya.

Selain itu, Reza menyebutkan bahwa tunjangan ini dapat membantu meningkatkan motivasi guru dalam menghadapi keterbatasan fasilitas yang sering kali menjadi kendala di daerah terpencil. “Kami ingin guru-guru tetap bersemangat meskipun menghadapi kondisi geografis yang sulit dan keterbatasan akses. Pemerintah akan terus memperhatikan kebutuhan mereka,” tambahnya.

Gubernur H. Sugianto Sabran menegaskan, program ini adalah bagian dari visi besar Pemprov Kalteng untuk menciptakan pendidikan yang inklusif dan merata. “Kami ingin memastikan bahwa tidak ada anak-anak Kalteng yang tertinggal karena keterbatasan akses pendidikan. Guru adalah kunci utama untuk mewujudkan hal ini,” tegasnya.

Melalui kebijakan ini, Pemprov Kalteng berharap dapat menginspirasi para guru untuk terus berinovasi dalam menciptakan proses pembelajaran yang berkualitas. Program ini juga diharapkan mampu memberikan dampak positif pada peningkatan mutu pendidikan di seluruh Kalimantan Tengah, termasuk di wilayah pedalaman. (adv)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.