INDOPOL MEDIA, PALANGKA RAYA — Di tengah momentum pertumbuhan ekonomi Kalimantan Tengah yang mencapai 5,36 persen (yoy), Bank Indonesia (BI) Provinsi Kalimantan Tengah menegaskan pentingnya kolaborasi dan pembelajaran berkelanjutan dalam menjaga daya saing daerah di era disrupsi digital.
Pesan itu mengemuka dalam kegiatan Temu Responden dan Mitra Kerja Bank Indonesia 2025 yang digelar di Aula Kantor Perwakilan BI Kalteng, Kamis (13/11/2025). Acara rutin tahunan ini mengusung tema “Relearning to Stay Relevant: Mengasah Daya Saing Melalui Pembelajaran Berkelanjutan.”
Kegiatan dibuka oleh Kepala Perwakilan BI Provinsi Kalteng, Yuliansah Andrias, yang dalam sambutannya mengapresiasi kontribusi para responden survei dan mitra kerja penyedia data. Ia menekankan bahwa pertumbuhan ekonomi yang solid tidak lepas dari dukungan data yang valid, akurat, dan tepat waktu.
“Perekonomian Kalteng tumbuh 5,36 persen (yoy), meningkat dibandingkan triwulan sebelumnya. Angka ini tentu tidak lepas dari peran para mitra, surveyor, dan responden yang terus menjaga kualitas data. Kita harus terus beradaptasi agar tetap relevan di tengah perubahan yang cepat,” ujar Yuliansah.
Dalam kegiatan yang dihadiri sekitar 200 peserta tersebut, BI memberikan penghargaan kepada responden Survei Kegiatan Dunia Usaha (SKDU), Survei Pedagang Eceran (SPE), Survei Pemantauan Harga (SPH), serta Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS).
Selain sesi apresiasi, peserta juga mendapatkan materi inspiratif dari narasumber Remaja Tampubolon, yang menyoroti pentingnya growth mindset sebagai kunci menghadapi perubahan. Ia mengajak seluruh peserta untuk terus memperbarui kompetensi dan cara pandang agar tidak tertinggal di era ekonomi digital.
Menurutnya, momentum akhir tahun menjadi waktu tepat untuk menata ulang strategi dan memperkuat kolaborasi antarpemangku kepentingan dalam penyediaan data ekonomi. “Relearning bukan sekadar belajar ulang, tapi menyadari bahwa dunia berubah lebih cepat dari kemampuan kita untuk merasa nyaman,” pesannya.
BI Kalteng berharap kegiatan Temu Responden dapat memperkuat jejaring dan kemitraan lintas sektor — mulai dari instansi pemerintah, asosiasi dunia usaha, hingga akademisi — dalam membangun ekosistem data yang kredibel dan berkelanjutan.
Melalui sinergi ini, BI Kalteng menegaskan komitmennya menjaga stabilitas ekonomi daerah sekaligus mendorong lahirnya budaya pembelajaran berkelanjutan (life-long learning) yang adaptif terhadap tantangan zaman. (din)







