Dorong Siswa Siap Hadapi Kompetisi Global, Olimpiade Bahasa Jerman Digelar

oleh -1243 Dilihat
banner 468x60

INDOPOL MEDIA, PALANGKA RAYA – Olimpiade Bahasa Jerman Regional (Regionale Deutscholympiade) Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2025 resmi dimulai pada Rabu (12/11/2025) di Kampus 3 Universitas Muhammadiyah Palangka Raya. Kegiatan dibuka oleh Plt. Kepala BTIKP Kalteng, Apni Ranti, mewakili Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kalteng, Muhammad Reza Prabowo.

Dalam sambutannya, Apni menegaskan bahwa penguasaan bahasa asing merupakan kebutuhan strategis bagi generasi muda di era global. Cepatnya arus teknologi dan pertukaran informasi, katanya, menuntut pelajar Kalteng untuk memiliki kesiapan kompetensi global.

banner 700x875

“Sebagai warga dunia, kita harus menguasai bahasa asing agar mampu mencapai visi pendidikan: Lestarikan bahasa daerah, utamakan bahasa Indonesia, dan kuasai bahasa asing,” tegasnya.

Apni menjelaskan bahwa empat kompetensi abad 21—Communication, Collaboration, Critical Thinking, dan Creative Thinking—tidak dapat dipisahkan dari kemampuan berbahasa. Ia menekankan bahwa mempelajari bahasa Jerman bukan hanya memahami tata bahasa, tetapi juga membuka wawasan budaya.

“Pemahaman lintas budaya menjadikan siswa lebih toleran dan terbuka. Itulah nilai penting dari belajar bahasa asing,” ujarnya.

Ia juga mengutip sejumlah penelitian yang menunjukkan bahwa penguasaan lebih dari satu bahasa berkorelasi dengan meningkatnya kreativitas, fleksibilitas berpikir, dan inovasi pada pelajar. Karena itu, ia berharap ajang ini menjadi titik awal bagi siswa yang ingin melanjutkan pendidikan atau berkarier di Jerman.

Sebelum meresmikan pembukaan, Apni memberikan motivasi kepada seluruh peserta agar menjunjung integritas dan sportivitas selama berkompetisi.

“Kemenangan itu berharga, tetapi pengalaman adalah pelajaran yang akan melekat seumur hidup. Dengan Bismillahirrahmanirrahim, Olimpiade Bahasa Jerman Kalteng Tahun 2025 resmi dibuka,” ucapnya.

Ketua Panitia, Apip Purnomo, melaporkan bahwa olimpiade tahun ini merupakan hasil kolaborasi antara Disdik Kalteng dan Goethe-Institut Indonesia. Total 115 peserta dari 10 SMA sederajat berpartisipasi, seluruhnya berasal dari sekolah yang telah menerapkan pembelajaran bahasa Jerman.

Sebelum perlombaan dimulai, panitia menggelar technical meeting daring sebagai langkah memastikan kesiapan peserta. Lomba berlangsung selama tiga hari, 12–14 November 2025, dan akan memilih dua peserta terbaik untuk mewakili Kalimantan Tengah di tingkat nasional di Jakarta.

“Olimpiade ini bukan hanya ajang kompetisi, tetapi ruang untuk belajar, bertumbuh, dan memperluas perspektif,” kata Apip. (suf)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.