Disdik Kalteng Warning Manipulasi SPMB 2026, Semua Data Tinggalkan Jejak Digital

oleh -1330 Dilihat
banner 468x60

PALANGKA RAYA — Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 yang bersih, adil, dan bebas manipulasi. Hal itu disampaikan Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kalteng, Muhammad Reza Prabowo, di Aula Berkah Disdik Kalteng, Kamis (7/5/2026).

Menurut Reza, penerapan sistem digital menjadi langkah strategis untuk memperkuat transparansi sekaligus mencegah berbagai praktik kecurangan dalam proses penerimaan peserta didik baru di sekolah.

banner 700x875

Ia mengatakan seluruh proses penerimaan kini memiliki rekam jejak elektronik sehingga setiap aktivitas dalam sistem dapat dipantau secara jelas dan terukur.

‎“Meskipun sistem bisa diubah, tetapi akan meninggalkan jejak digital yang jelas. Jadi tidak boleh ada manipulasi data,” tegasnya.

Reza berharap seluruh sekolah mematuhi aturan yang telah ditetapkan agar pelaksanaan SPMB berjalan objektif serta memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh calon siswa tanpa diskriminasi.

Menurutnya, penguatan sistem digital juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam membangun tata kelola pendidikan yang lebih profesional, akuntabel, dan terpercaya.

Selain memperkuat transparansi, Disdik Kalteng juga terus meningkatkan pengawasan terhadap pelaksanaan SPMB melalui sistem pengaduan digital dan pemantauan berbasis teknologi.

Melalui kebijakan digitalisasi dan pengawasan ketat tersebut, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah optimistis pelayanan pendidikan akan semakin transparan, profesional, dan merata bagi seluruh masyarakat. (SUF)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.