PALANGKA RAYA – Dinas Pendidikan Kalimantan Tengah menekankan bahwa literasi dan numerasi adalah fondasi utama untuk membangun keterampilan abad 21 seperti berpikir kritis, pemecahan masalah, dan penguasaan teknologi.
Plt. Kepala Disdik Kalteng, Muhammad Reza Prabowo, menyatakan bahwa kompetensi dasar siswa dalam membaca dan berhitung harus diperkuat terlebih dahulu. “Literasi dan numerasi adalah bekal awal yang mendukung penguasaan keterampilan lain yang lebih kompleks,” ujarnya.
Menurut Reza, era globalisasi menuntut siswa untuk memiliki kemampuan yang lebih luas. “Kami mendorong sekolah untuk mengintegrasikan keterampilan berpikir kritis, problem solving, dan teknologi dalam pembelajaran sehari-hari,” tambahnya.
Program peningkatan literasi dan numerasi ini akan dilengkapi dengan pelatihan guru dan evaluasi rutin untuk memastikan hasil yang maksimal. “Kami juga akan melatih guru agar mampu mengajarkan keterampilan ini melalui metode kreatif,” jelasnya.
Reza berharap, melalui penguatan literasi dan numerasi, siswa Kalimantan Tengah akan lebih siap menghadapi persaingan global. “Ini adalah investasi jangka panjang bagi masa depan generasi kita,” pungkasnya. (adv)