CSR Harus Nyata, Bukan Janji: DPRD Kapuas Desak Transparansi Perusahaan

oleh -3314 Dilihat
Indah Ayu Lestari
banner 468x60

INDOPOL MEDIA, KAPUAS — Anggota DPRD Kabupaten Kapuas dari Fraksi PAN, Indah Ayu Lestari, melontarkan pernyataan tegas terhadap Perusahaan Besar Swasta (PBS) yang beroperasi di wilayah Kapuas. Ia mengingatkan agar perusahaan tidak hanya fokus pada keuntungan, tetapi juga aktif menunaikan tanggung jawab sosialnya kepada masyarakat sekitar.

“Perusahaan harus peduli terhadap masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya. Jangan sampai hanya mengambil hasil sumber daya alam, tapi kontribusinya minim,” ujarnya saat ditemui di Kuala Kapuas, Jumat (4/4/2025).

banner 700x875

Menurut Indah, keberadaan perusahaan yang hanya mengeruk potensi daerah tanpa memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar adalah bentuk ketimpangan yang tidak boleh dibiarkan. Ia menegaskan, program Corporate Social Responsibility (CSR) harus dirancang dengan menyentuh langsung kebutuhan riil masyarakat, bukan sekadar formalitas.

“CSR itu jangan hanya di atas kertas. Harus nyata, terukur, dan tepat sasaran. Masyarakat butuh dampaknya, bukan sekadar janji,” tegasnya.

Indah juga mendorong transparansi pelaporan kegiatan CSR, agar publik bisa menilai sejauh mana kontribusi sosial dari perusahaan yang beroperasi di wilayah mereka.

“Masyarakat berhak tahu. Kita tidak ingin ada perusahaan besar yang diam-diam tak berbuat apa-apa untuk lingkungan sekitarnya,” ujarnya.

Tak hanya soal sosial, legislator perempuan ini juga menyoroti pentingnya kepatuhan perusahaan terhadap pajak daerah dan retribusi sebagai bentuk kontribusi langsung pada pembangunan Kapuas.

“Pajak itu urat nadi pembangunan. Jika PBS tidak taat, maka jelas mereka menghambat kemajuan daerah,” tandasnya.

Indah menyatakan dukungan penuh kepada Pemkab Kapuas untuk menertibkan dan mengevaluasi perusahaan yang tidak memenuhi kewajiban sosial dan fiskalnya. Ia berharap potensi daerah bisa dimaksimalkan untuk kemakmuran seluruh warga, terutama di wilayah pelosok yang masih membutuhkan perhatian lebih.

“Kami ingin pembangunan yang adil dan menyentuh hingga desa-desa. Perusahaan harus jadi bagian dari solusi, bukan beban,” tutupnya.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.