Bupati Barito Utara Resmikan Masjid Nurul Iman, Pesan Menyentuh soal Masjid yang Sebenarnya Makmur

oleh -4236 Dilihat
banner 468x60

MUARA TEWEH – Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin meresmikan Masjid Nurul Iman di Desa Lemo I, Kecamatan Teweh Tengah, Selasa, 10 Maret 2026.

Kegiatan peresmian tersebut dihadiri Wakil Bupati Barito Utara, unsur DPRD Kabupaten Barito Utara, Forkopimda, staf ahli bupati, asisten Sekda, kepala perangkat daerah, manajemen PT Pamapersada Nusantara, Kepala Desa Lemo I, pengurus masjid, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta warga setempat.

banner 700x875

Dalam sambutannya, H. Shalahuddin menyampaikan rasa syukur atas selesainya pembangunan masjid yang disebut sebagai hasil kebersamaan dan gotong royong masyarakat dalam membangun sarana ibadah umat Islam.

“Berdirinya Masjid Nurul Iman ini menjadi wujud nyata semangat kebersamaan masyarakat. Masjid bukan hanya sekadar bangunan tempat melaksanakan salat berjamaah, tetapi juga menjadi pusat pembinaan umat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, sejak zaman Rasulullah SAW, masjid memiliki fungsi penting bukan hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga pusat pendidikan, musyawarah, dan kegiatan sosial kemasyarakatan.

Karena itu, keberadaan Masjid Nurul Iman diharapkan tidak hanya digunakan untuk salat berjamaah, tetapi juga menjadi pusat kegiatan keagamaan yang mampu memperkuat iman dan takwa masyarakat serta membentuk generasi berakhlak mulia.

Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam pembangunan masjid, mulai dari donatur, tokoh masyarakat, panitia pembangunan, hingga warga yang memberikan tenaga, pikiran, dan dukungan materi.

“Semoga setiap amal kebaikan yang telah diberikan dalam pembangunan masjid ini dicatat sebagai amal jariyah oleh Allah SWT, yang pahalanya terus mengalir sepanjang masjid ini dimanfaatkan untuk beribadah dan kegiatan kebaikan lainnya,” katanya.

Di akhir sambutannya, H. Shalahuddin mengajak masyarakat Desa Lemo I untuk bersama-sama memakmurkan masjid melalui berbagai kegiatan ibadah, pengajian, pendidikan agama anak-anak, serta aktivitas yang mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.

“Masjid yang makmur bukanlah masjid yang megah bangunannya, tetapi masjid yang selalu dipenuhi oleh jamaah yang datang untuk beribadah kepada Allah SWT,” pungkasnya.(SP)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.