Bupati Barito Utara Minta OPD “Gas Pol” Rancang Pembangunan Hingga 2029, Ini Target Besar yang Disorot!

oleh -5703 Dilihat
banner 468x60

MUARA TEWEH – Bupati Kabupaten Barito Utara, H. Shalahuddin menegaskan kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar menyusun skema program dan kegiatan pembangunan secara terarah hingga tahun 2029 agar selaras dengan dokumen perencanaan daerah.

Penegasan tersebut disampaikan Bupati saat membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 yang digelar di Gedung Balai Antang, Muara Teweh, Kamis 5 Maret 2026.

banner 700x875

Dalam arahannya, H. Shalahuddin meminta sejumlah OPD strategis seperti Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Dinas Kesehatan, serta Dinas Pendidikan untuk memaparkan secara rinci rencana pembangunan lima tahun ke depan.

“Saya ingin mengetahui kegiatan yang sesuai dengan RPJMD. Saya minta dibuatkan skemanya, baik kegiatan fisik maupun target keuangan yang harus tersedia selama lima tahun ini hingga berakhir masa jabatan kami pada 2029,” tegasnya saat membuka kegiatan tersebut.

Ia menekankan bahwa perencanaan yang matang dan terukur menjadi kunci agar seluruh program pembangunan dapat berjalan efektif tanpa meninggalkan pekerjaan yang belum selesai pada periode pemerintahan berikutnya.

Dalam kesempatan itu, Bupati juga menyoroti sejumlah proyek infrastruktur strategis yang harus direncanakan secara serius, seperti pembangunan Jembatan Tumpung Laung dan Jembatan Lemo yang ditargetkan berfungsi pada 2028, serta Jembatan Penyeberangan Lahei yang diharapkan selesai pada 2029.

H. Shalahuddin juga menekankan pentingnya penggunaan metode perencanaan modern seperti Building Information Modeling (BIM) untuk memastikan proyek dapat dirancang lebih detail, mulai dari metode kerja hingga estimasi anggaran.

Selain itu, ia meminta perangkat daerah yang menangani keuangan untuk menghitung secara cermat kemampuan fiskal daerah agar seluruh program yang direncanakan dapat direalisasikan hingga tuntas tanpa membebani periode kepemimpinan berikutnya.

“Saya tidak ingin meninggalkan pekerjaan yang belum selesai. Semua program yang kita rencanakan harus selesai paling lambat 2029,” ujarnya.

Selain infrastruktur, Bupati juga menyoroti program prioritas lain seperti peningkatan layanan kesehatan, pendidikan gratis hingga 16 tahun, serta penyediaan air bersih bagi masyarakat sebagai bagian dari peningkatan kualitas hidup warga Barito Utara.

Melalui Musrenbang RKPD 2027 ini, Pemerintah Kabupaten Barito Utara berharap seluruh program pembangunan dapat tersusun lebih matang, terarah, dan berkelanjutan sesuai RPJMD Kabupaten Barito Utara 2025–2029.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.