Buntut Lagu “Bayar-Bayar Polisi”, Vokalis Band Sukatani Dipecat Jadi Guru, Komnas HAM Turun Tangan

oleh -12416 Dilihat
Vokalis Band Sukatani, Novi
banner 468x60

INDOPOL MEDIA – Polemik Lagu Bayar-Bayar Polisi yang dinyanyikan oleh Band Sukatani berbuntut panjang. Setelah sebelumnya Vokalis Band Sukatani, Novi mengaku diitimidasi dan lagunya ditarik dari peredaran, kini dia harus kehilangan pekerjaannya sebagai guru di SDIT Mutiara Hati Purbalingga.

Bahkan pemecatan tersebut diakui oleh Ketua Yayasan Al Madani Banjarnegara, Khaerul Mudakir yang membawahi unit SDIT Mutiara Hati, mengatakan bahwa Novi Citra, vokalis Sukatani, merupakan guru di sekolah tersebut sejak 2 November 2020. Namun, pihak yayasan memutuskan untuk memberhentikannya pada Kamis, 6 Februari 2025.

banner 700x875

Menanggapi hal tersebut, pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purbalingga siap support vokalis Band Sukatani Novi Citra Indriyanti.

Hal itu disampaikan Bupati Purbalingga Fahmi M Hanif saat menerima kunjungan Komnas HAM di Ruang Rapat Bupati, Rabu 5 Maret 2025. “Jadi apa yang bisa kami support, akan kami usahakan,” kata Bupati Purbalingga.

Pada kesempatan itu Bupati Fahmi mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Komnas HAM. “Terima kasih atas perhatian dan support yang diberikan kepada warganya Novi untuk mengupayakan solusi terbaik,” terangnya.

Bupati mengaku akan terus mencoba untuk melindungi dan memastikan warga kami agar masyarakat kami bisa aman, tentram. “Saya sangat berharap ke depannya mbak Novi bisa kembali seperti semula, melakukan aktifitas seperti biasanya,” ucapnya.

Untuk diketahui, Komnas HAM menemui Bupati Purbalingga Fahmi Muhammad Hanif dan Wakil Bupati Purbalingga Dimas Prasetyahani kemarin.

Kedatangan Komnas HAM guna meminta dukungan Pemkab sebagai pemangku wilayah terhadap Novi Citra Indriyati vokalis Band Sukatani. “Kami berharap Pemkab Purbalingga bisa memberi perlindungan terhadap Novi saat kembali ke kota perwira ini;” kata Kepala Biro Dukungan Penegakan HAM, Komnas HAM RI, Imelda Saragih.

Disampaikan, meskipun pihaknya belum bisa menghubungi mbak Novi secara langsung, mungkin dari kejadian ini dia ada rasa tertekan, terintimidasi. Mungkin dari Pemkab bisa menjamin rasa nyaman ketika dia kembali ke rumah.

“Karena mungkin ada ketakutan akan cibiran atau bullying warga sekitar atau rekan sesama pengajar,” katanya di Purbalingga.

Perjalanan Band Sukatani:

Band Sukatani viral gegara menyanyikan lagu Bayar-Bayar Polisi. Karena lagu tersebut, Vokalis Band Sukatani, Novi Citra diperiksan polisi karena dianggap menghina institusi kepolisian dan lagunya ditarik dari peredaran.

Aksi kepolisian yang memeriksan Novi langsung mendapatkan respon dari semua pihak dan warga net. Bahkan tidak sedikit yang menganggap sikap kepolisian dtersebut menandakan anti kritik.

Karena kecaman dari berbagai pihak, akhirnya Lagu Band Sukatani kembali diperbolehkan tayang. Selain itu, Polisi lalu menawarkan Band Sukatani sebagai Duta Polisi. Namun tawaran tersebut ditolak oleh Band Sukatani.

Tidak sampai disitu, Novi mengaku diintimidasi sejak lagu tersebut viral. Bahkan kabar terakhir, Novi yang juga merupakan guru di SDIT Mutiara Hati juga harus kehilangan pekerjaanya karena dipecat oleh Yayasan tempat dia mengajar. (int)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.