BPBD-DLH dan FK-UPR Soalisasikan Potensi Banjir dan Kampung Iklim

oleh -887 Dilihat
SOSIALISASI - Suasana sosialisasi soal Banjir dan Kampung Iklim oleh BPBD. DLH Kota Palangka raya bersama FK-UPR.
banner 468x60

PALANGKA RAYA – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Palangka Raya berkolaborasi dengan Tim PPK Ormawa TBM Tingang Menteng FK UPR untuk melaksanakan dua program sosialisasi di Balai Basara, Kelurahan Marang, 18 Agustus 2024.

Sosialisasi tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai ancaman banjir dan pentingnya kesiapsiagaan, serta pentingnya mitigasi dan adaptasi terhadap perubahan iklim yang semakin mengancam kehidupan sehari-hari.

banner 700x875

Program sosialisasi ini disusun sebagai respons terhadap meningkatnya risiko bencana alam dan perubahan iklim yang mempengaruhi wilayah Marang.

Dengan semakin seringnya terjadi banjir akibat curah hujan yang tinggi serta perubahan iklim yang mengakibatkan ketidakpastian cuaca, penting bagi masyarakat untuk memiliki pemahaman dan kesiapsiagaan yang memadai.

Program ini juga bertujuan untuk mempromosikan konsep Kampung Iklim, di mana masyarakat didorong untuk berperan aktif dalam menjaga keberlanjutan lingkungan mereka.

Kegiatan ini dibagi menjadi dua sesi utama. Sesi pertama dibuka dengan sosialisasi mengenai kesiapsiagaan banjir yang dipandu oleh perwakilan dari BPBD Kota Palangka Raya, Heri Pauzi.

Dalam pemaparannya, Heri menekankan pentingnya pemahaman masyarakat tentang potensi bahaya banjir dan langkah-langkah yang harus diambil untuk mengurangi risiko.

“Salah satu aspek yang sangat ditekankan adalah alur evakuasi yang aman dan efisien. Masyarakat diajarkan bagaimana cara mengenali tanda-tanda awal banjir, merencanakan rute evakuasi yang aman, dan mempersiapkan kebutuhan darurat yang harus dibawa saat evakuasi,” katanya.

Selain itu, Heri juga menjelaskan peran vital posko bencana dalam penanggulangan banjir. Posko ini tidak hanya berfungsi sebagai pusat koordinasi bantuan, tetapi juga sebagai tempat perlindungan sementara bagi masyarakat yang terdampak banjir.

Sosialisasi ini memberikan gambaran yang jelas tentang bagaimana posko bencana dikelola, termasuk bagaimana distribusi bantuan dilakukan, serta bagaimana posko berperan dalam menjaga keselamatan dan kesehatan masyarakat selama masa darurat.

Setelah sesi pertama, kegiatan dilanjutkan dengan sosialisasi tentang Kampung Iklim yang disampaikan oleh perwakilan dari DLH Kota Palangka Raya, Ghazalirahman.

Dalam sesi ini, fokus utamanya adalah pada pentingnya mitigasi dan adaptasi terhadap perubahan iklim. Bapak Ghazalirahman menjelaskan bahwa perubahan iklim tidak hanya berdampak pada cuaca, tetapi juga pada berbagai aspek kehidupan seperti pertanian, kesehatan, dan ekonomi.

Oleh karena itu, masyarakat perlu dilibatkan secara aktif dalam upaya-upaya mitigasi dan adaptasi.

Konsep Kampung Iklim yang dipromosikan dalam sosialisasi ini menekankan pada partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga dan meningkatkan kualitas lingkungan hidup mereka.

“Berbagai langkah yang dapat diambil, seperti penanaman pohon, pengelolaan sampah yang lebih baik, penggunaan energi terbarukan, dan konservasi air,” jelasnya.

Ghazalirahman juga membahas tentang pentingnya kolaborasi antarwarga dan antara warga dengan pemerintah untuk mencapai tujuan-tujuan Kampung Iklim.

Salah satu bagian penting dari kegiatan ini adalah sesi tanya jawab yang interaktif, di mana masyarakat diberi kesempatan untuk mengajukan pertanyaan dan berbagi pengalaman mereka.

Diskusi ini berlangsung dengan penuh antusiasme, menunjukkan tingginya minat dan kepedulian masyarakat terhadap topik yang dibahas. Beberapa warga berbagi pengalaman pribadi mereka terkait banjir yang pernah melanda, serta tantangan yang mereka hadapi dalam menghadapi perubahan iklim.

Kolaborasi antara BPBD, DLH, dan Tim PPK Ormawa TBM Tingang Menteng FK UPR diharapkan dapat terus berlanjut dan menjadi contoh. Dengan adanya program-program seperti ini, diharapkan masyarakat Kelurahan Marang, dan masyarakat Kota Palangka Raya secara umum, akan menjadi lebih tangguh dan siap dalam menghadapi berbagai tantangan lingkungan di masa depan. (rls)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.