BI Kalteng Dorong Ekosistem Halal Lewat Pelatihan dan Sertifikasi JULEHA

oleh -249 Dilihat
banner 468x60

PALANGKA RAYA – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah terus memperkuat pengembangan ekosistem halal melalui pelaksanaan Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Juru Sembelih Halal (JULEHA) Kalimantan Tengah Tahun 2026 yang digelar pada 11–12 Mei 2026.

Kegiatan tersebut dilaksanakan bekerja sama dengan Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan Provinsi Kalimantan Tengah, Halal Institute, serta Halal Center UIN Palangka Raya sebagai bagian dari upaya memperkuat ekonomi dan keuangan syariah di Kalimantan Tengah.

banner 700x875

Sebanyak 30 peserta dari berbagai kabupaten dan kota di Kalimantan Tengah mengikuti pelatihan yang berlangsung selama tiga hari. Kegiatan terdiri dari dua hari penyampaian materi dan satu hari praktik penyembelihan hewan secara langsung di Rumah Potong Hewan (RPH) Kalampangan, Palangka Raya.

Dalam sambutannya, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah menyampaikan bahwa ekonomi dan keuangan syariah memiliki peran strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Indonesia bahkan menempati peringkat ketiga dunia dalam Global Islamic Economy Indicator (GIEI) 2025 yang menunjukkan pengakuan global terhadap perkembangan ekosistem halal nasional.

Meski demikian, pengembangan rantai nilai halal masih menghadapi sejumlah tantangan, mulai dari optimalisasi pembiayaan syariah hingga peningkatan literasi dan inklusi ekonomi syariah masyarakat. Karena itu, Bank Indonesia terus memperkuat strategi pengembangan Halal Value Chain melalui berbagai program kolaboratif.

Pelatihan dan sertifikasi kompetensi JULEHA tersebut menjadi salah satu implementasi nyata penguatan ekosistem halal, khususnya pada sektor pangan dan peternakan. Para peserta dibekali pemahaman terkait tata cara penyembelihan halal sesuai syariat Islam dan standar kompetensi yang berlaku.

Pada sesi praktik, peserta melakukan penyembelihan terhadap dua ekor sapi, tiga ekor kambing, dan 25 ekor ayam yang disediakan panitia. Seluruh hasil penyembelihan kemudian disalurkan kepada panti asuhan di wilayah Palangka Raya sebagai bentuk kepedulian sosial dan kebermanfaatan kegiatan bagi masyarakat.

Bank Indonesia berharap kegiatan tersebut mampu menciptakan sumber daya manusia yang kompeten dan profesional di bidang juru sembelih halal, sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap produk halal serta mendorong pelaku usaha, khususnya UMKM, untuk semakin memperhatikan aspek halal dalam proses produksinya. (DIN)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.