INDOPOL MEDIA, KAPUAS – Perang melawan narkoba tak bisa hanya mengandalkan aparat dan sekolah. Anggota DPRD Kapuas, Algrin Gasan, menegaskan bahwa keluarga adalah benteng utama dalam melindungi generasi muda dari ancaman narkotika yang terus mengintai.
“Pencegahan narkoba tidak cukup hanya dari sekolah atau pemerintah. Keluarga harus jadi tempat pertama anak belajar tentang bahaya narkoba,” ujar Algrin, Jumat (5/4/2025).
Ia menyoroti pentingnya peran orang tua dalam membentuk karakter dan pengawasan anak, terutama di era digital yang membuat akses terhadap konten negatif—termasuk narkoba—semakin terbuka.
“Kalau komunikasi dalam keluarga kuat, anak-anak kita tidak akan mudah terpengaruh. Orang tua harus lebih dekat, bukan cuma sibuk gadget,” tegas politisi PDI Perjuangan itu.
Algrin juga mendesak agar pemerintah daerah tidak hanya fokus pada penindakan, tetapi memperkuat pendekatan berbasis komunitas dan keluarga melalui program edukasi yang menyentuh langsung masyarakat.
“Sosialisasi harus menyasar keluarga, RT, karang taruna, tempat ibadah—semua lini. Ini lebih efektif jangka panjang,” ungkapnya.
Sebagai Sekretaris Komisi IV DPRD Kapuas, Algrin berkomitmen mengawal kebijakan yang berpihak pada upaya preventif, termasuk peningkatan anggaran untuk program penyuluhan, rehabilitasi, dan pembinaan remaja.