INDOPOL MEDIA, KAPUAS – Legislator DPRD Kapuas, Algrin Gasan, mengeluarkan pernyataan tegas soal pengelolaan dana desa yang dinilainya masih rawan penyimpangan jika tak diawasi ketat. Ia menyerukan agar masyarakat tidak tinggal diam dan ikut mengontrol pemanfaatan anggaran yang nilainya miliaran rupiah setiap tahun itu.
“Dana desa itu bukan main-main. Kalau disalahgunakan, yang rugi seluruh masyarakat. Tapi kalau dikelola jujur, bisa langsung dirasakan dampaknya,” ujar Algrin, Kamis (11/5/2025).
Politikus dari Fraksi Golkar itu menyoroti pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam setiap proses pengelolaan dana desa, mulai dari perencanaan hingga pelaporan. Menurutnya, perangkat desa dan BPD tidak boleh bekerja sendiri.
“Warga juga wajib ikut mengawasi! Ini bukan cuma urusan kepala desa. Kalau ada yang janggal, harus berani bertanya,” tegasnya.
Sebagai Sekretaris Komisi IV DPRD Kapuas, Algrin juga mendorong agar informasi penggunaan dana desa disampaikan secara terbuka, melalui papan pengumuman, media sosial, atau forum warga.
Ia berharap prinsip keterbukaan ini mampu membangun kepercayaan publik serta mempercepat pemerataan pembangunan hingga pelosok desa.
“Kalau semua transparan, masyarakat jadi percaya. Pembangunan pun bisa berjalan adil dan tepat sasaran,” pungkasnya. (adv)