BI Hadir di Tengah Kepungan Asap Karhutla, Warga Palangka Raya Dapat Layanan Kesehatan Gratis

oleh -1325 Dilihat
banner 468x60

PALANGKA RAYA – Bank Indonesia (BI) menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kekeringan di Kalimantan Tengah. Kepedulian tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Posko Layanan Kesehatan Gratis dan penyaluran bantuan kemanusiaan bagi masyarakat di Kota Palangka Raya.

Posko Layanan Kesehatan Gratis digelar pada 21–22 September 2026 di dua lokasi, yakni Kelurahan Kalampangan dan Kelurahan Kameloh Baru, Kecamatan Sebangau, Kota Palangka Raya. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Edukasi Pemberdayaan Masyarakat dan Lingkungan (EPML) Bank Indonesia yang dilaksanakan secara terintegrasi di sejumlah wilayah terdampak karhutla di Kalimantan dan Sumatera.

banner 700x875

Melalui posko tersebut, masyarakat mendapatkan pemeriksaan kesehatan dasar, pemeriksaan tekanan darah, konsultasi dokter hingga edukasi kesehatan. Layanan ini secara khusus diarahkan untuk membantu masyarakat yang mengalami keluhan kesehatan akibat paparan kabut asap, termasuk kelompok rentan seperti anak-anak dan lanjut usia.

Pelaksanaan pelayanan kesehatan melibatkan dokter dan tenaga kesehatan dari Kantor Pusat Bank Indonesia yang bersinergi dengan tenaga kesehatan lokal. Di Kalampangan, dukungan pelayanan kesehatan juga melibatkan tenaga medis dari RSUD Kalampangan dan Puskesmas Kalampangan.

Dalam sambutannya pada kegiatan penyerahan bantuan kemanusiaan karhutla, Gubernur Bank Indonesia Destry Damayanti menyampaikan bahwa kepedulian terhadap masyarakat merupakan bagian dari komitmen Bank Indonesia untuk hadir membantu masyarakat ketika menghadapi kondisi kedaruratan.

Menurutnya, pelaksanaan mandat kebanksentralan perlu berjalan seiring dengan kepekaan sosial dan tanggung jawab kemanusiaan, terutama ketika masyarakat menghadapi situasi yang membutuhkan dukungan bersama.

Sebagai bagian dari upaya tersebut, Bank Indonesia menyalurkan bantuan kemanusiaan untuk mendukung penanganan dampak karhutla di tujuh provinsi, yakni Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, Riau, Sumatera Selatan dan Jambi.

Bantuan yang diberikan mencakup penguatan sarana operasional pemadaman, perlengkapan medis untuk penanganan gangguan pernapasan, layanan kesehatan gratis hingga dukungan ketahanan pangan bagi masyarakat terdampak. Penyerahan bantuan secara simbolis dilaksanakan pada 20 September 2026 di Balikpapan dan dilanjutkan melalui Kantor Perwakilan Bank Indonesia di wilayah terdampak.

Di Kalimantan Tengah, penyaluran bantuan dilakukan melalui sinergi dengan pemerintah daerah dan sejumlah pihak terkait, di antaranya BPBD Provinsi Kalimantan Tengah, BPBD Kota Palangka Raya serta pemerintah Kelurahan Kalampangan dan Kelurahan Kameloh Baru.

Untuk memperkuat penanganan karhutla di lapangan, Kantor Pusat Bank Indonesia menyalurkan bantuan melalui BPBD Provinsi Kalimantan Tengah berupa sarana operasional pemadaman dan perlengkapan keselamatan petugas. Bantuan tersebut antara lain pompa pemadam, selang bertekanan, nozzle pemadam, suntikan gambut, tandon air portabel, bahan bakar minyak, alat pelindung diri (APD) serta logistik operasional.

Dukungan juga diberikan untuk menangani dampak kesehatan akibat kabut asap. Perangkat medis kedaruratan pernapasan yang disalurkan antara lain masker berstandar KN95 dan tabung oksigen portabel. Bantuan tersebut diharapkan dapat memperkuat kesiapsiagaan sekaligus mendukung efektivitas penanganan karhutla.

Tak hanya menyasar petugas di lapangan, Bank Indonesia juga memberikan bantuan langsung kepada masyarakat. Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah menyalurkan 400 paket sembako yang dilengkapi masker kesehatan untuk masyarakat terdampak.

Sementara itu, Kantor Pusat Bank Indonesia turut menyalurkan 200 paket sembako dan hygiene kit kepada masyarakat di Kelurahan Kalampangan dan Kelurahan Kameloh Baru. Bantuan tersebut diberikan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat sekaligus mendukung perlindungan kesehatan selama periode karhutla dan kabut asap.

Bank Indonesia menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah, BPBD, tenaga kesehatan, TNI/Polri serta seluruh elemen masyarakat yang turut mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut. Kolaborasi lintas sektor dinilai penting agar penanganan dampak karhutla dapat dilakukan secara lebih terpadu.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Bank Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus mendukung upaya kemanusiaan, memperkuat ketahanan masyarakat dalam menghadapi bencana serta membangun sinergi lintas sektor untuk mendukung pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat terdampak karhutla secara berkelanjutan.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.