Wujudkan Kedaulatan Pangan, Dosen UPR Libatkan 3 Kampus Inisiasi Kelompok Petani Milenial

oleh -319 Dilihat
banner 468x60

INDOPOL MEDIA – Krisis pangan global menjadi tantangan serius yang memerlukan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat, tidak hanya mengandalkan pemerintah. Sebagai bentuk respons terhadap tantangan tersebut, Kelompok Petani Milenial dibentuk melalui inisiasi salah seorang dosen Universitas Palangka Raya (UPR), Dr. Andi Bustan, M.Si.,.

Kelompok Petani Milenial adalah wadah kolaborasi lintas keilmuan yang melibatkan dosen muda dari tiga perguruan tinggi, yakni Universitas Palangka Raya (UPR), Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palangka Raya, dan Universitas Negeri Makassar (UNM).

banner 700x875

Selain dosen muda, kelompok ini juga melibatkan mahasiswa dari ketiga perguruan tinggi tersebut serta masyarakat yang tergabung dalam Kelompok Tani Pelangi Nusantara Pulang Pisau. Total peserta yang berpartisipasi dalam kegiatan ini mencapai 52 orang.

Kelompok ini bertujuan memberikan bekal awal kepada peserta terkait pengelolaan tanaman hortikultura, khususnya semangka dan jagung, yang akan dibudidayakan di Desa Anjir, Kecamatan Kahayan Hilir, Kabupaten Pulang Pisau, pada lahan seluas 10 hektare. Harapannya, para peserta tidak hanya fokus pada dunia akademik, tetapi juga mampu mengelola sektor pertanian modern secara profesional.

Sebagai langkah awal, kegiatan Sosialisasi Strategi Pengembangan dan Teknik Inovatif di Bidang Pertanian digelar pada 18 Januari 2025. Kegiatan ini merupakan kerja sama antara Kelompok Petani Milenial dan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Palangka Raya (LPPM UPR). Narasumber yang dihadirkan adalah dua Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) yang memiliki keahlian khusus di bidang tanaman hortikultura.

Sosialisasi ini dibuka secara resmi oleh Kepala LPPM UPR, Dr. Ir. Evi Veronica, MS., yang menekankan pentingnya peran perguruan tinggi dalam mendukung dan memberikan solusi atas hambatan yang dihadapi petani di lapangan. Dalam sambutannya, beliau menyatakan bahwa kegiatan ini mencerminkan kolaborasi nyata antara akademisi, mahasiswa, dan masyarakat untuk mengembangkan sektor pertanian.

Dr. Andi Bustan, M.Si., sebagai inisiator, mengungkapkan bahwa kegiatan ini adalah langkah awal untuk memuliakan profesi petani sekaligus mendorong generasi muda agar terlibat aktif dalam sektor pertanian modern. Ia juga menekankan pentingnya penguatan kolaborasi lintas ilmu untuk mendukung pengelolaan pertanian berbasis teknologi dan inovasi.

Kelompok Petani Milenial saat ini memiliki lahan seluas enam hektare (telah bersertifikat) yang direncanakan akan dikelola secara produktif. Namun, pengelolaan lahan ini terkendala oleh keterbatasan anggaran dan alat mesin pertanian (alsintan).

Dukungan dari pemerintah, termasuk Dinas Pertanian Kabupaten Pulang Pisau dan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kalimantan Tengah, sangat diharapkan untuk mendukung akses permodalan dan penyediaan alat pertanian modern.

Dengan sinergi berbagai pihak, Kelompok Petani Milenial optimis dapat berkontribusi pada pemenuhan kebutuhan pangan di Kalimantan Tengah serta mendukung pertumbuhan ekonomi domestik. (rls)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.