PALANGKA RAYA – Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palangka Raya, Trasmianto menyebutkan musuh utama dalam proses Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) adalah Hoaks atau informasi bohong.
Hal itu disampaikan Trasmianto dalam acara Media Gathering bersama sejumlah wartawan, di Hotel Luwansa, Kota Palangka Raya 29 Juli 2024.
Trasmianto menyebutkan Hoaks bisa mempengaruhi kualitas pilkada nantinya. Sehingga dibutuhkan peran media pers yang merupakan rujukan informasi akurat untuk mengangkat Hoaks tersebut.
“Untuk mencegah Hoaks itu sebenarnya gampang yaitu cover both side. Itu hanya dilakukan oleh media pers yang profesional,” jelasnya.
Trasmianto mengatakan, kalau media pers menjadi harapan KPU untuk memberikan pendidikan politik dan informasi kepemiluan yang akurat kepada masyarakat.
“Kami akui, kalau kita punya keterbatasan dalam menyampaikan informasi ke masyarakat. Jadi saya berharap sinergi media dan teman-teman wartawan bisa membantu kami,” terangnya. (Din)