INDOPOL MEDIA, MUARA TEWEH – Dalam upaya mempercepat penurunan angka stunting, Tim Penggerak PKK (TP PKK) Kabupaten Barito Utara melakukan kegiatan monitoring di Posyandu ILP Kenanga, Desa Lemo II, Kecamatan Teweh Tengah, Senin 14 Juli 2025.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Penjabat (Pj) Ketua TP PKK Barito Utara, Melly Indra Gunawan, sebagai bentuk komitmen mendukung program nasional penurunan stunting.
Melly menegaskan bahwa penanganan stunting harus dilakukan secara terpadu melalui integrasi layanan dasar kesehatan.
“Penurunan stunting adalah prioritas utama pemerintah, mengingat dampak langsungnya terhadap kualitas sumber daya manusia Indonesia,” tegasnya.
Ia menjelaskan, pemerintah menargetkan angka stunting turun bertahap menjadi 14,4 persen pada 2029 dan hanya 5 persen pada 2045, sebagaimana tercantum dalam RPJPN 2025–2045.
Melly menambahkan, TP PKK Barito Utara siap mendukung kebijakan nasional sekaligus memperkuat program yang sudah berjalan.
“Pembinaan posyandu dan pemberian makanan tambahan adalah langkah konkret yang kami dorong agar anak-anak Barito Utara tumbuh sehat dan kuat,” ujarnya.
Monitoring ini sekaligus menjadi bentuk nyata kepedulian PKK terhadap masa depan generasi muda, dengan memastikan setiap posyandu benar-benar berfungsi sebagai garda terdepan pencegahan stunting.