INDOPOL MEDIA, PALANGKA RAYA – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh siswa SMK Negeri 1 Palangka Raya dalam ajang Lomba Keterampilan Siswa (LKS) SMK Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah tahun 2025. Sebanyak sembilan siswa berhasil meraih gelar juara di berbagai bidang kompetensi, mulai dari teknologi informasi, desain grafis, hingga otomotif.
Adapun peraih juara I adalah:
-
Joshua Christian Lionel (Web Technology)
-
Muhammad Maulana (IT Software Solution for Business)
-
Yuda Permana (Cabinet Making)
-
Lius Martono Caecar (Welding)
Sedangkan juara II diraih oleh:
-
Ray Miracle Djuanurista (Graphic Design Technologies)
-
Yusep (Wall and Floor Tiling)
Sementara itu, juara III diraih oleh:
-
Hendri Saputra (Bricklaying)
-
Dinar Suud Raihan (Automobile Technologies)
Kepala SMKN 1 Palangka Raya, Sri Sundhari, mengungkapkan rasa bangganya atas pencapaian tersebut. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran, Wakil Gubernur H. Edy Pratowo, serta Dinas Pendidikan Provinsi Kalteng atas terselenggaranya LKS SMK Tingkat Provinsi.
“Saya atas nama Kepala SMK Negeri 1 Palangka Raya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak H. Agustiar Sabran dan Bapak H. Edy Pratowo serta Dinas Pendidikan Provinsi Kalteng atas pelaksanaan LKS ini,” ujarnya saat ditemui di sekolah, Kamis (26/6/2025).
Menurutnya, ajang LKS menjadi wadah strategis untuk meningkatkan semangat belajar sekaligus mengasah keterampilan siswa secara langsung.
“Dalam lomba ini kemampuan siswa benar-benar diuji oleh dewan juri dari perguruan tinggi, balai besar pendidikan vokasi, dan dunia industri. Ini jadi dorongan besar bagi siswa untuk menunjukkan kompetensi terbaik mereka,” tambahnya.
Sri Sundhari berharap agar LKS SMK terus diselenggarakan secara rutin setiap tahun dengan cakupan bidang yang lebih luas agar semakin banyak siswa yang bisa berpartisipasi dan menggali potensinya.
Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah, Muhammad Reza Prabowo, turut mengapresiasi semangat para siswa dan sekolah yang mengikuti LKS.
“LKS adalah ruang strategis untuk mengukur kesiapan dan kemampuan peserta didik dalam menghadapi dunia kerja nyata, sekaligus menjadi ajang pencarian bibit unggul untuk kita dorong ke tingkat nasional,” jelasnya.
Ia menegaskan komitmen Dinas Pendidikan Kalteng untuk terus mendukung pengembangan kompetensi siswa SMK melalui pelatihan maupun lomba berbasis kebutuhan dunia industri.
“Kami terus mendorong sinergi antara sekolah dengan industri dan dunia kerja. LKS ini adalah bentuk nyata dari kolaborasi tersebut,” pungkasnya.