Semarak Color Run BI Kalteng, 1.200 Pelari Ikut Ambil Bagian

oleh -1404 Dilihat
Kepala Perwakil BI Kalimantan Tengah, Yuliansah Andrias (kanan) saat memberikan keterangan pers
banner 468x60

INDOPOL MEDIA, PALANGKA RAYA — Event “Hadari Kahayan Color Run 2025” yang digelar Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah menjadi magnet warga Kota Palangka Raya, Sabtu (1/11). Sebanyak 1.200 peserta tumpah-ruah di rute utama Kota Palangka Raya, menikmati keseruan lari warna-warni sekaligus beramal melalui donasi digital QRIS.

Gelaran ini merupakan puncak rangkaian “Borneo Digital Economy Creative Festival (Borneo DECAFEST) 2025 dan Pesona Tambun Bungai 2025” garapan BI Kalteng yang sejak awal mengusung konsep edusportainment: edukasi, olahraga, dan hiburan dalam satu kemasan.

banner 700x875

Setiap peserta berpartisipasi melalui donasi digital minimal Rp80 via QRIS yang langsung disalurkan ke Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Palangka Raya. Tiket ludes hanya dalam 24 jam sejak dibuka, menggambarkan minat publik yang tinggi.

Rute sepanjang 6,3 kilometer ditempuh peserta dimulai dari area Lapangan Mantikai sebagai start, melewati Jalan Ahmad Yani, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Imam Bonjol, Jalan Diponegoro, lalu kembali ke Mantikai sebagai garis finish. Setiap titik rute disiapkan zona lempar warna yang menjadi ciri khas color run.

Tak hanya itu, UMKM binaan BI Kalteng juga hadir di area start–finish untuk memasarkan pangan olahan khas daerah, seluruh transaksi dibuka kanal pembayarannya dengan QRIS.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah, Yuliansah Andrias menegaskan bahwa lewat gelaran semacam ini, literasi dan kelekatan digital tidak harus kaku. “Digitalisasi itu soal kebiasaan. Kalau kita buat pengalaman yang menyenangkan, masyarakat akan ikut dengan alamiah,” ujarnya.

Borneo DECAFEST 2025 sendiri sebelumnya berlangsung dua hari di Duta Mall Palangka Raya dengan menghadirkan 12 UMKM, berbagai workshop dan talkshow, serta total transaksi UMKM mencapai Rp116 juta; Rp11,5 juta di antaranya melalui QRIS TAP.

Bank Indonesia menegaskan akan terus memperkuat literasi dan inklusi keuangan digital, memperluas penggunaan QRIS, dan mengakselerasi elektronifikasi pembayaran di Kalimantan Tengah. Hadari Kahayan Color Run disebut menjadi contoh nyata bahwa digitalisasi bisa masuk lewat ruang publik yang fun serta langsung menyentuh perilaku masyarakat.

Dengan format yang ringan dan familiar di ruang sosial warga, BI Kalteng kembali menandai satu momentum bahwa digital bukan hanya persoalan teknologi — tetapi juga gerakan perubahan budaya transaksi di masyarakat. (din)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.