Sekolah Rakyat di Kalteng Disorot Soal Makanan Mentah, Gubernur Turun Tangan

oleh -1462 Dilihat
banner 468x60

INDOPOL MEDIA, PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) bergerak cepat menindaklanjuti kabar adanya makanan belum matang di salah satu sekolah rakyat di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Plt Kepala Dinas Pendidikan Kalteng, Reza Prabowo, menegaskan bahwa evaluasi menyeluruh terhadap penyedia makanan di seluruh sekolah rakyat segera dilakukan.

Hal itu disampaikan Reza saat mendampingi Gubernur Kalteng H. Agustiar Sabran meninjau Sekolah Rakyat Kota Palangka Raya, Rabu (29/10). Dalam kunjungan tersebut, Gubernur ingin memastikan bahwa seluruh kebutuhan dasar anak—mulai dari asrama, fasilitas belajar, hingga makanan—berjalan baik dan layak.

banner 700x875

“Laporan soal makanan mentah di Kotim tentu harus kita pelajari dulu apakah sekolah itu pakai catering atau masak mandiri. Tapi yang jelas, ini harus kita evaluasi karena menyangkut kenyamanan dan kesehatan anak-anak,” kata Reza.

Ia menegaskan, Pemprov Kalteng akan mengambil langkah cepat untuk memastikan kejadian serupa tidak terulang. Menurutnya, sekolah rakyat adalah program prioritas Presiden sehingga pelaksanaannya harus terjaga dari hulu ke hilir.

“Kita harus mendukung penuh program Bapak Presiden agar berjalan lancar di Kalteng. Kalau ada masalah, langsung kita tangani,” tegas Reza.

Di sisi lain, kunjungan Gubernur ke Sekolah Rakyat Palangka Raya membawa kabar positif. Gubernur sempat berdialog langsung dengan para siswa dan menanyakan kualitas makanan serta kenyamanan mereka selama tinggal di asrama.

“Anak-anak jawab makanannya enak, bahkan lebih enak dari di rumah. Mereka bilang betah dan senang tinggal di sini,” ujar Reza sambil tersenyum.

Ia menjelaskan, fasilitas belajar yang nyaman, layanan makan gratis, hingga pola asrama yang mendidik kemandirian menjadikan sekolah rakyat sebagai model pendidikan yang diminati.

“Anak-anak bukan hanya belajar akademik, tapi juga dibina karakter dan kemandiriannya. Semua kebutuhan mereka ditanggung pemerintah,” jelasnya.

Reza memastikan Dinas Pendidikan Kalteng akan terus berkoordinasi dengan dinas kabupaten untuk memastikan standar makanan, fasilitas, dan layanan sekolah rakyat tetap konsisten.

“Kita ingin sekolah rakyat menjadi tempat belajar yang aman, sehat, dan menyenangkan bagi anak-anak. Ini bentuk nyata kepedulian pemerintah terhadap masa depan mereka,” tutupnya.

Program sekolah rakyat sendiri kini berjalan di berbagai kabupaten/kota dan menjadi prioritas Pemprov Kalteng dalam memastikan pemerataan pendidikan bagi anak-anak dari berbagai latar belakang ekonomi. (Suf)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.