INDOPOL MEDIA, PALANGKA RAYA – Komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah untuk menggratiskan seragam sekolah pada jenjang SMA dan SMK akan terwujud.
Hal itu disampaikan oleh pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kalimantan Tengah, Reza Prabowo kepada wartawan 26 Juli 2025.
Reza mengatakan saat ini pihaknya sedang merampungkan pendataan dari pihak masing-masing sekolah. “Ini masih proses pendataan dari pihak sekolah, tapi kita targetkan pekan ini datanya masuk,” kata Reza.
Reza menambahkan pendataan tersebut dilakukan untuk mengetahui jumlah siswa penerima dan ukuran seragamnya.
Reza menyebutkan, bahwa Pemprov sudah menyiapkan anggaran untuk pengadaan seragam bagi siswa SMA dan SMK untuk tahun ajaran 2025-2026. “Sekitar Rp 49 miliar kita anggarkan,” jelasnya.
Untuk jenis seragamnya sendiri kata Reza, ada empat jenis yakni, seragam putih abu-abu, pramuka, batik dan olahraga. Selain itu juga disiapkan 1 buah sepatu.
Saat ini kata Reza, ada 3.500 lebih siswa baru yang masuk di SMA dan SMK se Kalimantan Tengah. Namun kata dia, tidak semua siswa akan mendapatkan seragam lengkap.
“Jadi yang kami perkirakan sekitar 3.200 siswa baru ternyata melampaui. Yang terdaftar sekarang mencapai 3.500 siswa,” katanya.
Sehingga untuk mencapai azas keadilan, Reza mengaku akan membagi dua klasifikasi siswa penerima yakni Miskin Ekstrim dan mampu. ‘Hasil konsultasi dengan pak Gubernur Kalimantan Tengah, (Agustiar Sabran-red). Kami akan memprioritaskan siswa yang tidak mampu untuk mendapatkan seragam lengkap,” jelasnya.
Sementara yang mampu akan mendapatkan dua jenis seragam yakni batik dan olahraga. “Ini kami masih menunggu data dari sekolah masing-masing untuk data siswa,” jelasnya.
Reza menambahkan bahwa siswa yang mampu cukup menyediakan seragam putih abu-abu dan pramuka secara mandiri.
Untuk realisasinya, Reza mengatakan bahwa setelah data masuk dibutuhkan waktu sekira 2 sampai 3 bulan untuk produksi. (Din)