Pasar Murah Gratis di Kalteng Disebut Jadi Penopang Pendidikan Pelajar dan Mahasiswa

oleh -1325 Dilihat
banner 468x60

INDOPOL MEDIA, PALANGKA RAYA – Program Pasar Murah gratis dan Bantuan Pangan dari Presiden RI Prabowo Subianto yang dibuka Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran di Halaman Istana Isen Mulang, Sabtu (22/11/2025), dinilai membawa dampak lebih luas dari sekadar pemenuhan kebutuhan pokok. Bagi pelajar dan mahasiswa, program ini turut menopang keberlanjutan pendidikan di tengah tekanan ekonomi.

Stabilitas harga pangan yang dijaga melalui pasar murah memberi ruang bagi keluarga untuk tetap memprioritaskan biaya pendidikan. Kondisi ini dirasakan langsung oleh siswa dan mahasiswa yang berasal dari keluarga berpenghasilan rendah maupun perantau.

banner 700x875

Muhammad Firdaus, siswa SMKN 3 Palangka Raya, menyebut bantuan pemerintah sangat membantu keluarganya dalam memenuhi kebutuhan harian sehingga biaya sekolah tetap terpenuhi. Program Sekolah Gratis dan pasar murah, menurutnya, saling melengkapi.

Dari kalangan mahasiswa, Vidia Nur Faridah dari Universitas Muhammadiyah Palangka Raya menilai kegiatan tersebut membuka pemahaman generasi muda tentang arah kebijakan pemerintah. Ia menyebut keberlanjutan program beasiswa menjadi harapan besar bagi mahasiswa.

Mahasiswa UIN Palangka Raya, Jamaludin Aini, mengatakan pasar murah dan bantuan pangan memberikan rasa aman bagi mahasiswa perantau. Menurutnya, kebijakan ini membantu menekan pengeluaran di tengah biaya hidup yang terus meningkat.

Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran menegaskan bahwa pasar murah dan bantuan pangan merupakan bagian dari strategi melindungi masyarakat menjelang Natal dan Tahun Baru. Seluruh paket pasar murah digratiskan agar manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat.

Ia juga menyampaikan bahwa bantuan pangan dari Presiden RI merupakan bentuk sinergi pusat dan daerah dalam menjaga daya beli masyarakat Kalimantan Tengah.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kalteng Herson B. Aden menjelaskan, ribuan paket sembako disalurkan dalam kegiatan tersebut dan ratusan ribu paket lainnya menjangkau desa dan kelurahan di seluruh Kalteng.

Melalui kebijakan pangan dan pendidikan yang berjalan beriringan, pemerintah berharap generasi muda Kalimantan Tengah dapat terus mengakses pendidikan tanpa terbebani tekanan ekonomi. (din)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.