INDOPOL MEDIA, JAKARTA – Langkah besar diambil Menteri Kebudayaan Fadli Zon untuk mengungkap sekaligus melestarikan salah satu situs purbakala paling fenomenal di Indonesia. Melalui Surat Keputusan (SK) Nomor 278/Sipers/K4/HM.01.00/2025, ia resmi membentuk Tim Kajian dan Pemugaran Situs Cagar Budaya Peringkat Nasional Gunung Padang. SK tersebut diserahkan langsung kepada Dr. Ali Akbar, yang ditunjuk sebagai Ketua Tim, di Kantor Kementerian Kebudayaan, Jakarta.
Dalam SK itu, tim diberi mandat penuh untuk melakukan kajian pemugaran, studi teknis, penyusunan rencana, hingga pelaksanaan dan pelaporan. “Tugas ini untuk memastikan upaya pelestarian dilakukan secara terencana dan dapat dipertanggungjawabkan,” tegas Fadli Zon.
Gunung Padang di Cianjur, Jawa Barat, telah lama memikat perhatian peneliti dunia. Peninggalan purbakala berusia ribuan tahun ini menyimpan misteri yang belum sepenuhnya terkuak. Sayangnya, beberapa bagian situs kini mengalami kerusakan alami, mulai dari batu patah, rebah, hingga runtuh, sehingga membutuhkan penanganan mendesak.
Ketua Tim, Dr. Ali Akbar, memastikan pemugaran akan dimulai dari kajian ilmiah yang komprehensif. “Kami berterima kasih kepada pemerintah, khususnya Menteri Kebudayaan, atas kepercayaan ini. Semoga tugas besar ini dapat kami laksanakan dengan baik, dan kami memohon doa restu rakyat Indonesia,” ujarnya, Kamis (14/8).
Pemugaran ini akan melibatkan para ahli dari berbagai bidang, dengan pendekatan yang tidak hanya memperbaiki kondisi fisik, tetapi juga memperkuat pemahaman sejarah dan kebudayaan di baliknya. Dengan semangat yang sama seperti pemugaran Candi Borobudur pada 1980-an, proyek ini diharapkan menjadi tonggak baru kebanggaan bangsa di mata dunia. (shp)