INDOPOL MEDIA – Salah satu penyebab inflasi di Kalimantan Tengah adalah dari sektor pangan. Dalam situasi tertentu seperti menjelang hari raya dan hari besar keagamaan lain, permintaan terhadap kebutuhan pangan meningkat tajam.
Permintaan yang tinggi terkadang tidak dibarengi dengan stok yang tersedia. Terlebih lagi sebagian besar komoditi pangan masih disuplai dari daerah atau provinsi tetangga seperti Kalimantan Selatan.
Kasus itu tentunya bisa memicu kenaikan harga pangan di pasaran. Untuk mengendalikan harga, pemerintah pun rutin melakukan operasi pasar dan pasar murah di berbagi wilayah di Kalimantan Tengah. Namup Langkah tersebut tentunya hanya menjadi solusi jangka pendek.
Menjawab persoalan tersebut, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mengambil langkah cepat dengan membangun sejumlah saran pendukung dalam mendukung ketersediaan pangan di bumi tambun bungai ini.
Salah satu Langkah yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah adalah membangun pabrik pakan di Desa Bukit Harapan, Kecamatan Parenggean, Kabupaten Kotawiringin Timur.
Gubernur Kalimantan Tengah, Sugianto Sabran belum lama ini mengatakan, rencananya pabrik pakan tersebut akan rampung di tahun 2025 ini. Sehingga nantinya, para peternak ayam pedaging dan petelur tidak lagi tergantung pada provinsi tetangga soal kebutuhan pakan ternak.
Pabrik tersebut diakui mampu memproduksi sekitar 80 ton pakan setiap harinya. Itu artinya kebutuhan pakan ternak di Kalimantan Tengah akan tercukupi jika pabrik ini sudah beroperasi.
Sugianto juga mengatakan kalau pabrik pakan tersebut beroperasi, maka akan berdampak pada warga sekitar termasuk petani jagung di Kalimantan Tengah. Karena salah satu bahan dasar pakan adalah jagung.
Tentunya kehadiran pabrik tersebut juga akan meningkatkan kesejahteraan petani jagung. Selain itu juga akan menyerap tenaga kerja yang akan berdampak pada warga Kalimantan Tengah.
Gubernur juga mengatakan bahwa tidak hanya produksi pakan ayam, pemerintah akan mengembangan inovasi untuk produksi pakan ikan dan peternakan sapi di Kalimantan Tengah.
Selain pengembangan sektor peternakan, Pemerintah Provinsi juga terus mendukung program ketahanan pangan dengan memaksimalkan produksi pada lahan food estate yang menjadi program pemerintah pusat.
Menurutnya, adanya sejumlah proyek strategis nasional dibidang pangan yang ditempatkan di Kalimantan Tengah tentunya akan menjadi berkah bagi daerah ini. Pasalnya selain untuk memenuhi kebutuhan Kalimantan Tengah, nantinya akan menjadi penyangga Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara yang ada di Kalimantan Timur.
Langkah ini diapresiasi oleh Ketua Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat Indonesia (Pinsar) Kalimantan Tengah, Andi Bustan. Menurutnya, gebrakan yang dilakunan Pemeritah Provinsi Kalimantan Tengah dengan menghadirkan pabrik pakan ternak di Parenggean sangat tepat untuk menekan laju inflasi yang disebabkan oleh sektor pangan.
Andi Bustan mengatakan bahwa, 60 persen kebutuhan daging ayam di Kalimantan Tengah disuplai dari Kalimantan Selatan. Pasalnya peternak lokal di Kalimantan Tengah terus berkurang karena kebutuhan pakan ternak yang terkadang tidak bisa dijangkau.
“Karena selama ini kebutuhan pakan kita tergantung dari Kalimantan Selatan, sehingga terkadang harga pakan yang didapatkan peternak kita tidak sebanding dengan hasil jika saat panen,” katanya 6 Februari 2025.
Namun dengan adanya pabrik pakan yang dibangun pemerintah provinsi Kalimantan Tengah diharapkan bisa menjadi penyemangat bagi peternak lokal yang ada di Kalimantan Tengah.
“Kalau sektor pangan kita bisa mandiri, saya yakin harga di pasaran akan stabil. Karena kita bisa memenuhi kebutuhan stok pangan di Kalimantan Tengah. Pastinya harga bisa ditekan karena biaya transportasinya bisa kita pangkas,” jelasnya.
Andi Bustan yakin, dengan hadirnya pabrik pakan, Kalimantan Tengah bisa mengendalikan inflasi yang selama ini rata-rata disumbang dari sektor pangan. (din)