Ikuti Arahan Presiden Siswa di Kalteng akan Belajar Bahasa Portugis di Sekolah

oleh -1399 Dilihat
Muhammad Reza Prabowo
banner 468x60

INDOPOL MEDIA, PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) kembali membuat terobosan besar di dunia pendidikan. Seluruh SMA dan SMK kini menerapkan pembelajaran bahasa asing setiap hari melalui sistem virtual, mencakup Bahasa Inggris, Jepang, Jerman, Arab, dan Prancis. Dalam waktu dekat, Bahasa Portugis juga akan ditambahkan.

Program ini berjalan di 14 kabupaten/kota secara serentak dan dipantau langsung oleh Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Kalteng. Dengan pola pembelajaran daring, siswa dari wilayah perkotaan hingga daerah terpencil dapat mengikuti kelas bahasa asing bersama secara real time.

banner 700x875

Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kalteng, Muhammad Reza Prabowo, menyebut program ini merupakan implementasi arahan tegas Gubernur H. Agustiar Sabran yang ingin menyiapkan generasi muda Kalteng agar mampu bersaing di tingkat global.

“Hampir semua sekolah kini aktif setiap hari belajar bahasa asing. Bahkan anak-anak di pelosok sudah bisa belajar bareng dengan sekolah-sekolah di kota. Ini rutin, sudah jadi budaya baru di sekolah,” kata Reza di Palangka Raya, Kamis (30/10/2025).

Menurut Reza, Gubernur Agustiar Sabran menginginkan seluruh siswa memiliki kemampuan komunikasi internasional yang kuat sebagai modal menghadapi persaingan global.

“Pak Gubernur selalu menegaskan, anak-anak Kalteng harus siap bersaing, harus global. Karena itu beliau meminta bahasa asing diajarkan setiap hari, tidak boleh setengah-setengah,” jelasnya.

Menindaklanjuti arahan Presiden RI Prabowo Subianto terkait penguatan kerja sama dengan negara-negara berbahasa Portugis, Disdik Kalteng mulai menyiapkan integrasi Bahasa Portugis dalam pembelajaran virtual.

“Bahasa Portugis segera masuk. Ini membuka peluang anak-anak kita untuk kuliah, magang, dan bekerja hingga Brasil dan Timor Leste,” ujar Reza.

Dampaknya pun mulai terlihat. Para guru menilai siswa lebih percaya diri menggunakan bahasa asing, bahkan mulai bermimpi menembus dunia internasional.

“Anak-anak sekarang lebih aktif, lebih berani ngomong. Banyak yang mulai kepikiran kuliah atau kerja di luar negeri. Program ini dampaknya besar sekali,” tutur Kasyudi Salting, guru Bahasa Inggris SMK Negeri 1 Palangka Raya.

Dengan pembelajaran virtual yang berlangsung setiap hari, Kalimantan Tengah kini menjadi salah satu provinsi yang paling progresif dalam inovasi pendidikan berbasis digital.

Program ini tidak hanya memudahkan pemerataan kualitas pendidikan, tetapi juga mempersiapkan siswa menjadi generasi berdaya saing tinggi.

Langkah ini sejalan dengan visi Gubernur Agustiar Sabran untuk mewujudkan Kalteng Berkah, Maju, dan Sejahtera, sekaligus mendukung arah kebijakan Presiden dalam meningkatkan daya saing global generasi Indonesia. (suf)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.