Bupati Murung Raya Heriyus: Saya Tidak Anti Kritik

oleh -4256 Dilihat
banner 468x60

INDOPOL MEDIA, PURUK CAHU – Bupati Murung Raya, Heriyus, menegaskan bahwa dirinya tidak anti kritik terhadap jalannya pemerintahan yang ia pimpin. Ia justru membuka ruang selebar-lebarnya bagi kritik yang bersifat membangun demi perbaikan daerah.

Pernyataan ini disampaikan Heriyus saat diwawancarai usai menghadiri rapat paripurna dalam rangka mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia menjelang HUT ke-80 RI, yang digelar bersamaan dengan Sidang Tahunan MPR serta Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI di Gedung DPRD Murung Raya, Jumat (15/8/2025).

banner 700x875

“Kritik apa dulu? Kalau sifatnya membangun, itu sangat luar biasa. Saya sangat mendukung kritik dari masyarakat. Saya sangat terbuka terhadap kritik membangun, tetapi bukan kritik yang tidak membangun,” tegas Heriyus.

Bupati juga mengungkapkan rasa senangnya atas kehadiran para wartawan di Murung Raya. Menurutnya, kehadiran media sangat membantu pemerintah daerah dalam menyampaikan informasi secara tepat kepada publik.

“Saya sangat senang dengan wartawan di Murung Raya. Dengan adanya wawancara dan tanya jawab, kami bisa menyampaikan apa yang perlu diketahui masyarakat,” ujarnya.

Pernyataan Bupati Heriyus sejalan dengan pesan Ketua DPR RI, Puan Maharani, dalam sidang kenegaraan tersebut. Puan menyebut bahwa demokrasi telah memberi ruang luas bagi rakyat untuk menyampaikan pendapat dalam berbagai bentuk kreatif, termasuk melalui media sosial.

“Demokrasi memunculkan kritik rakyat dalam berbagai bentuk kreatif, memanfaatkan kemajuan teknologi sebagai corong suara publik,” kata Puan.

Ia menegaskan bahwa setiap suara rakyat, sekecil apa pun, bukan sekadar kata atau gambar, tetapi mengandung pesan, keresahan, dan harapan.

“Fenomena ini menunjukkan aspirasi rakyat kini disampaikan dengan bahasa zaman mereka sendiri,” ujarnya.

Puan menilai ruang kritik harus dimanfaatkan sebagai sarana untuk menyadarkan penguasa, memperbaiki kebijakan, menuntut tanggung jawab, dan mendorong kemajuan bangsa. Namun ia mengingatkan bahwa kritik tidak boleh berubah menjadi alat yang memicu kebencian atau merusak moral masyarakat. (RN)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.