INDOPOL MEDIA, PALANGKA RAYA – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Kalimantan Tengah bersiap menghadirkan event akbar Borneo Decafest (Borneo Digital Economy Creative Festival) X Pesona Tambun Bungai (PTB) 2025, sebuah festival yang memadukan edukasi ekonomi digital, produk UMKM unggulan, hingga hiburan kreatif untuk masyarakat.
Kegiatan ini akan digelar pada 24–25 Oktober 2025 di Atrium Duta Mall Palangka Raya, pusat keramaian yang menjadi tempat berkumpulnya warga ibu kota provinsi.
Kepala KPw BI Provinsi Kalimantan Tengah, Yuliansyah Andrias, mengatakan kegiatan ini menjadi puncak dari serangkaian upaya Bank Indonesia dalam mengembangkan ekosistem ekonomi digital di Bumi Tambun Bungai.
“Ini merupakan ujung akhir dari serangkaian kerja kami sejak awal tahun untuk mendorong literasi dan kesadaran masyarakat terhadap ekonomi digital,” ungkap Yuliansyah saat Temu Media Borneo Decafest X PTB 2025 di Executive Lounge, Kantor BI Kalteng, Selasa (21/10).
Festival ini akan menampilkan 19 booth dari UMKM binaan BI Kalteng, serta showcase produk unggulan daerah yang merepresentasikan kekayaan kreatif Kalimantan Tengah.
Deputi Kepala KPw BI Kalteng, Satria Febrino, yang akrab disapa Rio, menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya fokus pada promosi produk, tetapi juga pada penguatan literasi dan pemberdayaan masyarakat, terutama generasi muda dan perempuan.
“Kami akan menggelar berbagai talk show inspiratif seperti Shefinance, Wastra Talks, dan Gen Z Shield yang membahas peran perempuan, literasi keuangan, dan perlindungan konsumen dalam ekonomi kreatif,” kata Rio.
Selain edukasi, BI Kalteng juga menghadirkan beragam kompetisi dan hiburan kreatif. Salah satunya adalah Photography Competition yang diikuti lebih dari 70 fotografer lokal.
“Dari hasil kurasi, akan dipilih 15 foto terbaik yang akan dipamerkan, dan tiga di antaranya akan menjadi pemenang utama,” jelas Rio.
Tak hanya itu, akan ada final Kalteng Next Top Voice’s (10 besar) serta Teater Perlindungan Konsumen yang dipersembahkan oleh Borneo Art Play — menghadirkan pesan edukatif dalam balutan seni pertunjukan khas daerah. (din)







