INDOPOL MEDIA, KAPUAS – Gagasan segar datang dari Anggota DPRD Kabupaten Kapuas, Algrin Gasan, yang mendesak pemerintah untuk mendorong pertanian organik di desa-desa. Ia menyebut langkah ini penting demi ketahanan pangan, kesehatan masyarakat, dan keberlanjutan lingkungan.
“Pertanian organik itu bukan tren semata. Ini masa depan! Ramah lingkungan, sehat, dan bernilai ekonomi tinggi,” tegas Algrin, Rabu (4/3/2025).
Legislator Fraksi Golkar ini menyebut masih minimnya akses pelatihan dan pasar menjadi penghambat petani untuk beralih. Ia pun mendorong dukungan menyeluruh dari pemerintah, termasuk subsidi pupuk hayati dan fasilitas pascapanen.
“Banyak petani belum tahu cara produksi organik yang tepat, apalagi soal sertifikasi dan jaringan pasar. Ini harus dibantu,” ujar Wakil rakyat dari Dapil II tersebut.
Algrin yang juga Sekretaris Komisi 4 DPRD Kapuas menyarankan agar antar desa membangun jaringan produksi dan distribusi bersama guna memperkuat daya saing di pasar lokal maupun luar daerah.
“Kalau desa-desa bersinergi, Kapuas bisa jadi sentra pangan organik. Petani untung, lingkungan pun terlindungi,” imbuhnya.
Ia menekankan bahwa pertanian masa depan bukan hanya soal panen, tapi juga keberlanjutan ekosistem dan kesejahteraan petani.
“Ini bukan proyek jangka pendek. Ini investasi hidup sehat dan ekonomi kuat bagi anak cucu kita,” pungkas Algrin.