Jalan Vital Menuju Benangin Terancam Longsor, Pemkab Barito Utara Bergerak Cepat Gandeng Perusahaan

oleh -1890 Dilihat
banner 468x60

INDOPOL MEDIA, MUARA TEWEH – Pemerintah Kabupaten Barito Utara melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Barito Utara bergerak cepat menindaklanjuti laporan kerusakan ruas jalan Simpang Jalan Negara KM 34 menuju Benangin yang dinilai berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat dan distribusi logistik.

Pada Kamis (20/11/2025), tim PUPR turun langsung ke lokasi di STA 06+800 untuk melakukan peninjauan lapangan sekaligus mengukur tingkat kerusakan, khususnya pada titik rawan longsor yang mengalami penurunan badan jalan dan membahayakan pengguna jalan.

banner 700x875

Penanganan kerusakan ini dilakukan melalui skema kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Barito Utara dengan sejumlah perusahaan pengguna jalan, yakni PT Barito Bangun Nusantara, PT Nipindo Primatama, dan PT Batu Bara Dua Ribu Abadi, mengingat ruas tersebut juga menjadi akses operasional perusahaan.

Secara teknis, perbaikan akan dilakukan dengan pembangunan turap bronjong sepanjang kurang lebih 30 meter untuk memperkuat badan jalan dan menjaga kestabilan lereng agar tidak terjadi longsor susulan.

Kepala Dinas PUPR Barito Utara, M. Iman Topik, menyampaikan bahwa koordinasi intensif dengan pihak perusahaan telah dilakukan agar pengerjaan bisa segera dilaksanakan.

“Ruas jalan ini merupakan akses vital bagi masyarakat dan kendaraan operasional perusahaan, sehingga penanganannya harus dipercepat,” ujarnya.

Ia menambahkan, aspek keselamatan menjadi prioritas utama dengan pemasangan rambu peringatan, pengaturan lalu lintas, serta pengawasan teknis ketat selama proses perbaikan berlangsung.

Melalui penanganan ini, Pemkab Barito Utara berharap mobilitas masyarakat kembali lancar dan keamanan pengguna jalan di wilayah Benangin dan sekitarnya dapat terjamin secara berkelanjutan. (SP)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.