IKM Barito Utara Didorong Naik Kelas, DPRD: Produk Lokal Harus Masuk Pasar Pemerintah

oleh -2532 Dilihat
Suhendra
banner 468x60

INDOPOL MEDIA, Muara Teweh – Pemerintah Kabupaten Barito Utara melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagrin) terus mendorong penguatan industri lokal dengan menggelar Sosialisasi Kebijakan Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) serta Bimbingan Teknis pelaporan Sistem Informasi Industri Nasional (SIINAS) bagi pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM), Senin (24/11/2025).

Kegiatan yang berlangsung di Aula MTsN Muara Teweh ini dinilai sebagai langkah strategis untuk membantu IKM lokal agar lebih siap bersaing, khususnya dalam mengakses pasar pengadaan barang dan jasa pemerintah.

banner 700x875

Anggota DPRD Barito Utara, Suhendra, menyampaikan apresiasi atas inisiatif tersebut. Menurutnya, IKM merupakan tulang punggung perekonomian daerah yang harus didukung dengan pendampingan berkelanjutan dan pemahaman sistem digital.

“Sosialisasi P3DN dan Bimtek SIINAS ini sangat penting. Jika IKM memahami sistemnya, mereka punya peluang besar masuk ke e-katalog pemerintah dan memperluas pasar,” ujar Suhendra, Selasa (25/11/2025).

Ia menegaskan bahwa kebijakan peningkatan penggunaan produk dalam negeri tidak boleh berhenti pada regulasi semata, tetapi harus dibarengi penguatan kapasitas pelaku usaha, termasuk kemampuan mengelola data dan mengikuti sistem industri nasional.

“Dengan SIINAS, pelaku IKM bisa lebih terhubung dengan peluang usaha. Ini bukan sekadar pelaporan, tapi pintu masuk untuk naik kelas,” tambahnya.

Suhendra juga mendorong pemerintah daerah agar konsisten melakukan pendampingan lanjutan, pelatihan manajemen usaha, hingga peningkatan kualitas produk agar mampu bersaing dengan produk luar daerah maupun impor.

Sebelumnya, Bupati Barito Utara melalui sambutan tertulis yang dibacakan Staf Ahli Bidang Politik dan Hukum, Ardian, menegaskan bahwa P3DN merupakan langkah penting untuk memperkuat industri nasional, memperluas lapangan kerja, serta membangun kepercayaan terhadap produk dalam negeri. Pemerintah berharap melalui SIINAS, data industri semakin akurat sehingga kebijakan pembangunan industri daerah dapat lebih tepat sasaran.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.