ICMI Murung Raya Siap Meriahkan Silaknas 2025 di Bali, Bakal Dihadiri Presiden Prabowo

oleh -1980 Dilihat
banner 468x60

INDOPOL MEDIA, PURUK CAHU – Organisasi Daerah (Orda) Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Murung Raya memastikan kehadiran mereka pada Silaturahmi Kerja Nasional (Silaknas) ICMI 2025 yang digelar di Jimbaran, Bali, pada 5–7 Desember 2025. Ajang bergengsi tersebut juga dirangkai dengan Milad ICMI ke-35 serta National Leadership Camp (NLC).

Silaknas merupakan agenda nasional tahunan ICMI yang berfungsi sebagai wadah konsolidasi, silaturahmi, pertukaran gagasan, serta penguatan jejaring antar cendekiawan Muslim di seluruh Indonesia. Kegiatan ini biasanya diisi dengan konferensi, dialog kebangsaan, simposium, hingga perumusan rekomendasi strategis bagi pemerintah.

banner 700x875

Ketua Orda ICMI Murung Raya, Dr. Lukmanul Hakim, menyampaikan bahwa pihaknya akan mengirim sekitar 20 orang pengurus dan anggota untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan Silaknas 2025.

“Ini momentum berharga, sekaligus pertama kalinya dalam periode kepengurusan kami bisa mengikuti Silaknas yang bakal dihadiri langsung Presiden Prabowo Subianto,” ujar Doktor Lukman saat memimpin rapat persiapan keberangkatan tim ICMI Murung Raya ke Bali, Sabtu (15/11/2025).

Menurutnya, kehadiran ICMI Murung Raya dalam agenda nasional ini sangat penting untuk menambah wawasan, memperkuat kapasitas cendekiawan, serta memperluas jaringan strategis di tingkat nasional. Di era modern, kata dia, cendekiawan Muslim menghadapi tantangan multidimensi, mulai dari teknologi, ekonomi, hingga sosial-politik.

“Kapasitas cendekiawan Muslim harus terus diperkuat menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks,” tuturnya.

Selain memperkuat jejaring, keikutsertaan ICMI Murung Raya juga diharapkan memberi kontribusi langsung dalam pembahasan isu-isu strategis nasional, terutama mengingat posisi Kalimantan Tengah khususnya Murung Raya sebagai daerah penyangga Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.

Pada Silaknas 2024, ICMI bahkan merekomendasikan dua regulasi penting untuk segera disahkan, yakni RUU Perampasan Aset dan revisi UU Sisdiknas, menunjukkan peran strategis organisasi dalam memberikan masukan kebijakan nasional.

Dr. Lukman menegaskan bahwa Silaknas bukan hanya sarana temu gagasan, tetapi juga ruang pembentukan pemimpin masa depan.

“Peserta berkesempatan mendapatkan pengetahuan dan keterampilan kepemimpinan yang holistik, mencakup pertahanan, ekonomi, pendidikan, hingga sosial. Kita ingin mereka siap menjadi agen perubahan,” tegas Doktor Ilmu Politik lulusan Universitas Diponegoro itu.

Dengan kesiapan matang, ICMI Murung Raya optimistis dapat membawa kontribusi nyata untuk kemajuan daerah dan Indonesia melalui forum cendekiawan terbesar di Tanah Air tersebut. (RN)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.